Friday, April 3, 2009

Tugas MM 24: Mengapa Anda perlu belajar "MANAJEMEN?"


Setelah mendapatkan gambaran tentang perkembangan manajemen dari dulu sampai sekarang,termasuk juga cakupan yang ada di area manajemen, Saudara diminta memberikan alasan mengapa Saudara perlu belajar manajemen.

Silakan tulis disini sebagai comments. Caranya sangat mudah. Lihat di kanan bawah tulisan ini, kemudian cari tulisan comment, dan klik. Nah setelah itu Anda akan melihat kotak untuk menulis komentar. Tulis saja jawaban Anda disitu. Kalau Anda mau menghemat waktu, tulis dulu di word, kemudian anda copy paste di kotak komentar.

Tidak ada jawaban yang benar maupun salah. Karena setiap oramg memiliki alasan yang berbeda-beda. Yang penting disini, Anda berani mengemukakan pendapat melalui fasilitas e-learning ini.

Jangan tunda! Paling lambat di post disini tanggal 15 April 2009.

35 comments:

  1. ini sebagai latihan post comment yang merupakan jawaban tugas 1 bisnis manajemen
    Saya terkejut dengan datangnya telepon yang mengaku dari Gedung Putih. “Ini dari asisten pribadi Presiden Obama, beliau minta disambungkan pada Anda” kata suara seorang wanita dalam bahasa Inggris yang temponya dipelankan karena sadar sedang berbicara dengan seseorang yang berbicara bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. Tentu saja saya setuju. Suatu kehormatan yang luar biasa ditelpon oleh seorang presiden Amerika. Dan ternyata benar, ini memang telepon dari Obama. Saya sangat kenal dengan suaranya, termasuk diucapkannya “kata-kata sandi“ yang sering kita jadikan sebagai guyonan. dst ini hanya latihan

    ReplyDelete
  2. Hidup itu penuh dengan tujuan. Manajemen yang merupakan komponen planning, organizing, actuating, and controlling merupakan seperangkat instrumen pemikiran dan tindakan untuk meraih tujuan tersebut. Karena konsep pemikiran manusia berbeda-beda, maka menjadikan manajemen menjadi sebuah karya seni yang patut diagungkan. Bayangkan, dalam dunia ini apabila kehidupan tanpa seni, ibarat makan tanpa garam, tidak ada keteraturan rasa, sunyi, senyap, dan tentunya membosankan. Dengan manajemen kita dapat mengatur hidup kita menuju perubahan yang telah kita kreasikan dengan indah. Singkat kata belajar manajemen sangat diperlukan dalam kehidupan kita, untuk mewarnai hidup kita dan membuat hidup kita menjadi lebih hidup. SUSMORO, PASCASARJANA UNSOED, Prodi. Magister Manajemen. Semester I.

    ReplyDelete
  3. Bahwa didalam mencapai tujuan kita perlu untuk mengelola dan mengkonsep dari awal perencanaan,sampai dengan hasil yang diharapkan.
    Penting bagi kita terutama di lingkup kedinasan,organisasi yang mana butuh pengaturan dari unut unit kerja sehingga bisa berjalan dengan lancar .
    kalau kita merenung pada suatu tempat sambil minum kopi pahit bisa kita rasakan bahwa hidup tanpa managemen seasa bagai sayur tanpa garam atau malah lebih pahit akibatnya dari kopi yang kita minum .MOCH. ICHLAS RIYANTO ,PASCA SARJANA UNSOED ,Prodi MAGISTER MANAGEMEN Semester I Ang.24

    April 8, 2009

    ReplyDelete
  4. Dengan Mempelajari Manajemen Saya dapat belajar bagaimana Proses Analisis suatu perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian system di dalam perusahaan dimana saya bekerja atau di dalam keluarga saya, bahkan yang terkecil di pribadi saya agar dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada secara terus menerus sesuai prinsip serta ketentuan sehingga mencapai kesuksesan jangka panjang.
    ADI PUTRANTO
    E-Mail : adiproet@yahoo.co.id
    Webblog : http://adiproet.wordpress.com
    Mahasiswa Magister Manajemen UNSOED
    Angkatan 24 th

    ReplyDelete
  5. salam,..
    saya tyara,..
    Ada banyak hal yang telah saya lalui untuk saya menjadi seperti sekarang ini,.saya belajar untuk setiap proses yang saya lewati,.Saya seorang yang perfeksionis dan saya merasa harus berhasil. Awalnya saya merasa gagal jika hasil akhir yang saya peroleh tidak sesuai dengan keinginan saya,..
    Namun saya mendapat banyak pelajaran dari suatu kejadian yang membuat saya berfikir ulang bahwa "hasil memang penting,.namun kesungguhan kita melewati proses itu lebih pwenting". Saya punya sedikit pemikiran,..saya suka minum kopi,.untuk mendapatkan sari kopi tanpa ampas kita harus bersabar untuk melalui beberapa tahapan menunggu hingga ampas kopi mengendap,..saya ciumm untuk mendapatkan aroma kopi yang lebih nikmat lalu saya teguk sari kopi tersebut dengan sugesti bahwa kopi ini akan membuat saya lebih bersemangat. Dan hasilnya kadang saya bersemangat,..kadang juga tidak. Yaah itulah arti sebuah hasil dan proses yang akan selalu mengikuti.
    Saya menyadari saya adalah orang yang mudah mengalami stress dengan stresor yang tidak begitu berat. Dilain pihak, kegiatan yang saya lakukan sekarang dan akan saya lakukan kedepan adalah suatu hal yang memiliki stressor yang cukup berat,..
    Untuk itu saya perlu belajar manajemen,.tentang bagaimana saya me-manajemen diri saya, lingkungan kerja saya bahkan orang lain disekitar saya,..Awal saya mengenal manajemen, hal tersebut memaksa saya untuk menjadi seseorang yang teratur, lurus dan sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Namun konsep manajemen yang saya ingin kembangkan adalah konsep yang tidak terlalu kaku, tidak terlalu sesuai dengan teori-teori yang ada walaupun teori tersebut diperlukan untuk perkembangan manajemen itu sendiri (dilain pihak saya juga kurang mengerti mengenai teori-teori manajemen yang ada,..hehe). Saya menginginkan belajar manajemen yang lebih “beda” mungkin akan lebih “dapet” feel-nya jika digunakan diskusi kasus,.diskusi kasus pun ada baiknya dimulai dengan level yang rendah hingga level yang lebih rumit. Kasus yang disajikan juga bervariasi dari berbagai bidang pekerjaan.
    Saya seseorang yang berkegiatan di lingkungan kesehatan. Bidang yang terlibat dalam kegiatan saya sehari-hari meliputi penanganan kasus klinis, hubungan dokter pasien, dan sistem pelayanan kesehatan secara menyeluruh. Hal yang ada dalam pikiran saya saat mengikuti kuliah bisnis dan manajemen adalah saya akan bisa memahami teori dan praktek aplikasi manajemen dan memasukkan konsep-konsep ini dalam manajemen sistem pelayanan kesehatan.
    Tidak menampik kemungkinan mengenai manajemen diluar dunia kesehatan. Saya tertarik terhadap sesuatu yang baru. Dan saya juga ingin belajar mengenai hal-hal lain diluar bidang yang saya geluti ini.
    Untuk masalah bisnis sendiri,.saya belum begitu paham mengenai “sebenarnya apa saja yang dapat diartikan bisnis? atau bisnis dapat diartikan apa saja?”. Dalam pikiran saya,.bisnis adalah sesuatu yang dapat menghasilkan sesuatu yang lain. Bisnis adalah sebuah proses yang terkait dengan usaha untuk menghasilkan pendapatan. Jika ada hal lain yang dapat dicapai mungkin itu yang ingin saya ketahui. Apa yang dapat saya dapatkan jika saya belajar dan menerapkan bisnis??
    salam,..

    tiaRa nurlita sari
    mahasiswi prodi Magister Manajemen UNSOEd
    angkatan 24

    ReplyDelete
  6. Hidup di dunia yang beraneka mas'alah sangat diperlukanilmu untuk mengatur (memanage) agar kehidupan kita bisa tertata,teratur, terapih sehingga tercapai apa yang kita inginkan. Prinsip Organisasi suatu Perusahaan bergantung pada besar dan sifatnya Perusahaan itu.Betapapun juga Prinsip Organisasi, ia harus Fleksible untukdapat menyesuaikan diri dengan demikian dunia industri dan dunia usaha. Oleh karena itu, maka kebanyakan perusahaan di zaman Modern ini mencari bentuk suatu campuran daripada Organisasi Lini dan Staff.Semakin besar Perusahaan,semakin banyak pembagian pekerjaan sampai ke hal-hal yang kecil-kecil.#DEVISION dan SUBDIVISION OF LABOUR#. Akan tetapi pada akhirnya segala sesuatu bergantung pada kecakapan dan kemahiran buruh dan pegawai. Kepada Sifatnya Perusahaan jangan diremehkan dan kepada managementyang mempunyai Visi dan Imaginasi, kepemimpinan dan kecerdasan haruslah selalu memahami MANAGEMENT.Dari Ilustrasi tersebut dapatlah kita saksikan bahwa Direktur memberikan kepada seseorang staff kekuasaan Fungsional untuk menyelenggarakan Prosedur-prosedur yang ada di Perusahaan, sehingga Direktur tidak perlu langsung menangani management pekerjaan sampai tingkat bawah, cukup mendelegasikan kekuasaan kepada Asisten stafnya. Disinilah kita perlu mempelajari ilmu management. Menurut KONNTZ-O'DONELL Perusahaan bisa berjalan dengan baik jika diawali dengan PERENCANAAN yang meliputi:
    1.Kebijaksanaan (Policy) dari Pimpinan, yang menjadi Pedoman dalam pemikiran dan tindakan bawahannya.2. Prosedur, yaitu rencana meliputi pemilihan tindakan yang harus diambil.3.Budget, suatu ikhtisar dari hasil yang diharapkan. dan Pengeluaran yang disediakan untuk mencapai hasil itu. 4. Program adalah campran antara kebijaksanaan dan Prosedur yang biasanya didukung oleh budget dan dimaksudkan untuk menetapkan suatu rangkaian tindakan. Untuk Mengatur sebuah Perusahaan baik kecil maupun besar sangat diperlukan ILMU MANAGEMENT, OLEH SEBAB ITU KITA SANGAT MEMERLUKAN ILMU MANAGEMENT.

    ReplyDelete
  7. Mengapa Saya Perlu Belajar Manajemen?
    Cara mengelola organisasi terus berubah menurut kebutuhan. Globalisasi sekarang merupakan fakta yang harus diterima dalam kehidupan sehari-hari. Agar tetap atau semakin kompetitif kita dituntut untuk memiliki kemampuan yang lebih dalam mengelola sumber daya manusia, teknologi informasi, lingkungan strategis dan kecepatan dalam pengambilan keputusan. Ilmu manajemen pun selalu berkembang dari waktu ke waktu. Ada beberapa alasan kenapa saya perlu belajar manajemen, yaitu :
    1. Ibadah, sesuai dengan Al-Quran bahwa Allah akan meninggikan kedudukan orang – orang yang berilmu lebih tinggi beberapa derajat dibandingkan yang tidak berilmu. Saat ini saya merasa diberikan kesempatan dan kecukupan rejeki maka saya berusaha untuk mendapatkan posisi yang di janjikan Allah tersebut. Amin
    2. Kebutuhan, saat ini saya telah diberi pekerjaan oleh Allah di sebuah rumah sakit. Secara organisai adalah tepat seorang dokter bekerja di rumah sakit, namun ternyata keberadaan saya di rumah sakit bukan melayani pasien langsung tetapi saya lebih dibutuhkan di “back office” untuk menyusun / merumuskan prosedur dan kebijakan atau bisa dikatakan membuat (software) rumah sakit. Di posisi sekarang saya memiliki fungsi fasilitasi, evaluasi dan pengendalian proses pelayanan di rumah sakit. Oleh karena itu saya membutuhkan ilmu – ilmu yang dapat menambah kemampuan saya dalam menjalankan amanah yang telah dipercayakan kepada saya.
    3. Pengembangan diri, dalam segala hal mutu menjadi poin penilain. Oleh karena itu, menjadi suatu keharusan bagi siapa pun untuk terus menerus menggalang potensi kekuatan yang ada pada dirinya. Selalu berusaha sekuat tenaga untuk menambah wawasan dan mengembangkan keilmuan.
    Diharapkan dengan menuntut ilmu di Magister Manajenen UNSOED saya akan mendapatkan apa yang saya butuhkan dengan tanpa meninggalkan pekerjaan saya.

    Nama : Nanik Harjanti
    Mahasiswa Prodi Magister Manajemen UNSOED
    Angkatan 24

    ReplyDelete
  8. Life is about managing!
    Saya suka kalimat itu. Ya, karena inti dari kehidupan dan pernak-perniknya adalah bagaimana cara kita menangani/mengelola/memenej-nya. Disadari atau tidak, keterampilan kita mengelola segala hal (manajemen) akan mencerminkan siapa diri kita. Pengelolaan itu pula yang akan turut menentukan akhir dari sesuatu.
    Tentu saja tidak ada keterampilan yang datang tiba-tiba. Segala sesuatunya membutuhkan ilmu. Dengan ilmu, arah yang dituju menjadi jelas. Ilmu ibarat kompas. Dan belajar manajemen menurut saya lebih dari sekedar fungsi sebuah kompas. Belajar manajemen tidak saja belajar menentukan arah tujuan, tetapi juga belajar menentukan strategi untuk mencapai tujuan – secara efektif dan efisien.
    SEPTRIWI ANTARSARI
    Nickname : OKKY
    Mahasiswi Pascasarjana Unsoed
    Prodi. Magister Manajemen
    Angkatan 24

    ReplyDelete
  9. SUPARMIN SAID.....
    Salam saya

    S U P A R M I N Angkatan 24

    Saya perlu belajar managemant
    Belajar managemant sangat sangatlah penting dalam kehidupan sehari hari dimana saya berada disitu saya harus mampu memanagemant .
    Managemant menyakut perencanaan kemudian pelaksanaan , pengawasan terhadap pelaksanaan dan yang akhirnya di evaluasi ,dengan demikian belajar managemant belajar sebuah perencanaan dengan hasil yang diharapkan secara maksimal sesuai dengan apa yang diharapkan .
    Dari perencanaan yang matang dengan ilmu managemant dengan menggunakan perhitungan perhitungan yang cermat dan perhitungan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki dengan matang yang pelaksanaannya secara efisien akan dicapai hasil yang sangat maksimal dengan pengawasan yang ketat dan akhinya di evaluasi apa yang dikerjakan sesuai dengan perencanaan semula,dengan demikian sangatlah penting saya mempelajari sebuah manajemant dan saya sangat butuh dan perlu ilmu managemant. Belajar managemant sangat kita butuhkan tidak sekedar hanya managemant secara tradisional tetapi yang saya butuhkan managemant secara profesinal .


    Suparmin
    Mahasiswa Magister Manajemen UNSOED
    Angkatan 24

    ReplyDelete
  10. Salah satu aktivitas terpenting dalam kehidupan manusia adalah pengaturan.Sejak manusia membentuk kelompok untuk mencapai tujuan yang tidak mereka capai sebagai individu, pengaturan atau manajemen telah mencapai bagian yang penting untuk memastikan adanya koordinasi antar kemampuan individu.
    Bila kita berbicara manajemen, kita seakan-akan tengah membicarakan suatu hal yang besar dan kompleks, seakan-akan manajemen hanya ada di perusahaan besar atau perusahaan yang telah maju.
    Sebenarnya, manajemen selalu ada di setiap organisasi, mulai dari organisasi ibu-ibu PKK, pramuka di sekolah, koperasi hingga badan negara. Bahkan di dalam rumah tanggapun diperlukan pengaturan atau manajemen.Manajemen ada di mana-mana karena secara mendasar semua organisasi mempunyai orang yang bertanggung jawab terhadap organisasi agar tujuan organisasi tersebut tercapai.
    Masalahnya sekarang mengapa saya perlu belajar manajemen?Sebab setiap hari saya selalu berhubungan dengan organisasi.Ketika saya membayar air, saya berhubungan dengan PAM, sebuah organisasi milik pemerintah. Ketika saya berbelanja di toko saya, saya berhubungan dengan organisasi pasar. Ketika saya berangkat kerja yaitu pergi ke sekolah saya masuk organisasi sekolah.Bahkan ketika saya pulang ke rumah, saya juga kembali ke organisasi rumah dengan saya sebagai manager setidaknya mengatur keuangan keluarga dan mendidik anak-anak.Sehinga manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian,kepemimpinan dan pengawasan dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara efektif dan efisien sehingga tujuan yang telah ditetapkan tercapai, bisa saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari organisasi yang banyak saya ikuti, sebagai pengatur keuangan keluarga,sebagai guru di dalam kelas sayalah manajer mereka, dalam pekerjaan saya yang memerlukan fungsi manajemen dari perencanaan sampai evaluasi ataupun untuk diri saya sendiri yaitu manajemen waktu. Sebab untuk bisa mengikuti kuliah pasca sarjana ini saya memerlukan manajemen waktu supaya bisa mengatur waktu sehingga semua kegitan bisa berjalan lancar, tidak banyak kendala yang berarti. Semua itu untuk mencapai tujuan yang sudah saya tetapkan sebelumnya.
    Nama : Teteki Pujiastuti
    Nickname : Teteki
    Mahasiswa Pascasarjana Unsoed
    Program Magister Manajemen
    Angkatan 24

    Balapulang, 13 April 2009

    ReplyDelete
  11. Mengapa Saya Belajar Manajemen ?

    Dengan belajar Manajemen saya dapat dengan baik bagaimana mempraktekan, menjelaskan dan mengembangkan tekhnik dasar manajemen dan prinsip-prinsip manajemen sehingga efisiensi manajerial akan menjadi lebih baik, lebih teliti, menjadi lebih efektif dengan memakai garis pedoman yang sudah terbukti untuk membantu memecahkan berbagai masalah tanpa melakukan penelitian baru dengan bersusah payah atau praktek coba-coba yang penuh resiko.
    Oleh karena itu manajemen bagi saya dapat mengkoordinasi usaha-usaha kita sehingga tujuan kita dapat diwujudkan dalam suatu keberhasilan. Dengan manajemen dapat meningkatkan efisiensi dalam sumber daya manusia
    Manajemen juga dapat membuat kita lebih terorganisasi dalam usaha bersama agar efektif sepanjang waktu demi kelanjutan hidup untuk dapat mencapai tujuan yang kita harapkan.
    Karena telah disadari bahwa mutu manajemen adalah penting bagi hidup modern dan hal itu telah menghasilkan analisis dan studi yang makin meluas terhadap proses penelitian manajemen dilingkungannya dan tekhnik-tekhniknya. Contoh Kegagalan bisnis yang dilakukan selama bertahun-tahun oleh perusahaan penganalisis kredit ( Dun And Brastreet ) menunjukan bahwa tingginya prosentase kegagalan disebabkan oleh manajemen yang tdk bermutu dan tidak berpengalaman. Oleh karena itu sangat lah penting dengan adanya manajemen agar selalu dapat mencapai suatu keberhasilan.
    Dengan manajamen kita dapat menyusun, mengikhtiarkan pengetahuan dasar yang melandasi tugas kita sehingga perkerjaan yang begitu penting dapat dilakukan dengan lebih baik. Seperti terkandung dalam fungsi – Fungsi manajemen :
    Planing ( Merencanakan ) adalah : Pengambilan keputusan, atau upaya pemilihan arah tindakan yang diikuti oleh suatu perusahaan.dan setiap departemennya. Perencanaan adalah upaya untuk memutuskan sebelumnya apa yang perlu dilakukan, bagaimana, bila dan siapa yang akan melakukannya.
    Organizing ( Menyusun Organisasi ) adalah : Menyusun struktur peran secara sengaja untuk dilaksanakan orang-orang dalam suatu perusahaan , disengaja dalam arti untuk memastikan bahwa semua tugas yang yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan telah ditugaskan dan diharapkan orang tersebut dapat melakukannya dengan baik.
    Staffing ( Pengisian jabatan ) adalah : mengisi dan menjaga tetap terisinya berbagai jabatan yang ditetapkan oleh struktur organisasi, yang melibatkan upaya penyusunan persyaratan untuk melaksanakan pekerjaan dan mencakup aktivitas berupa penyediaan , penilaian dan penyeleksian calon yang akan menduduki jabatan itu.
    Controlling ( Mengendaikan ) adalah : Pengukuran dan koreksi terhadap kegiatan para bawahan untuk menjamin bahwa apa yang terlaksana itu cocok dengan rencana. Karena Fungsi Manajemen merupakan kerangka yang berguna untuk mengorganisasi pengetahuan manajemen.
    Leading ( Pemimpinan ) adalah : Proses mempengaruhi orang-orang agar mereka mau bekerja keras secara antusias untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok.
    Jadi Pemanajemen atau pengelolaan adalah hal yang sangat penting pada semua kerjasama yang terorganisasi, begitu juga pada semua tingkat oganisasi dalam sebuah perusahaan atau lembaga pendiidkan tempat saya bekerja.


    Salasati Atik Atikah,SE
    Program Pasca Sarjana ( MM ) Angkatan 24
    No Absen : 26
    atikatikah@ymail.com

    ReplyDelete
  12. Mengapa kita perlu mempelajari manajemen?
    Dalam kehidupan kita sebagai makhluk sosial, ilmu manajemen selalu kita gunakan tanpa kita sadari. Hal terkecil yang kita lakukan terkadang termasuk dalam kegiatan manajemen.
    Namun untuk lebih menata dan mengatur segala sesuatu dalam kehidupan kita untuk mencapai tujuan yang kita harapkan dengan terencana dengan meminimalisasi resikonya, khususnya yang berkaitan dengan kita sebagai makhluk yang tidak hidup sendiri di lingkungan yang tentunya banyak persaingan pada era seperti ini, kita butuh untuk berkembang atau setidaknya untuk bertahan. Salah satu cara untuk mencapai itu semua adalah dengan ilmu manajemen.
    Itulah sebabnya kenapa kita perlu belajar manajemen.


    Oleh :
    Eka Januarsih, SE.
    Magister ManajemeN (MM) UNSOED
    Angkatan 24

    ReplyDelete
  13. KAYA.
    Saya berharap dg belajar manajemen bisa menjadi orang yang kaya.
    kaya ilmu (karena ilmu manajemen sangat luas), kaya materi, dan kaya pahala!
    Manajemen adalah seni malaksanakan dan mengatur, menjadi penting sebagai dasar bagi saya dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan untuk memberikan pelayanan terbaik pada customer. Dan, bekerja adalah ibadah sehingga manajemen (sebagai suatu kegiatan yang kompleks namun teratur) apabila dilaksanakan dengan baik, maka akan mencapai hasil kerja dan pengelolaan diri yang optimal untuk mencapai sukses seperti definisi saya yaitu : bahagia dunia akhirat. Amin.

    DIAN ANGGRAHENI PUSPTASARI, SE
    MM UNSOED
    ANGKATAN 24

    ReplyDelete
  14. Kamali, said.
    Pada dasarnya kehidupan manusia selalu memunyai tujuan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan jangka pendek adalah tercapainya kebahagiaan di dunia. Dan tujuan jangka panjang adalah kebahagiaan di akhirat kelak.
    Untuk mencapai tujuan hidup, jangka pendek maupun jangka panjang itu, harus ada aktivitas/ikhtiar.Aktivitas manusia, sekecil apapun, bila menginginkan hasil yang optimal perlu ada sentuhan pengelolaan ( perencanaan sampai dengan evaluasi hasil). Mengapa demikian ? Karena pada dasarnya setiap aktivitas manusia, sebagai perorangan maupun kelompok, selalu melibatkan beberapa komponen. Komponen-komponen ini tidak akan bisa berfungsi dengan baik apabila tidak ada pengelolaan atau manajemen.
    Saya seorang pegawai negeri sipil. Sebagai usaha sampingan, kami mendirikan unit usaha kecil-kecilan berupa Balai Pengobatan dan Rumah Bersalin. Pada unit usaha ini terlibat beberapa komponen, seperti dokter,bidan, perawat,petugas dapur, kebersihan dan satpam, juga pasien. Semua komponen ini pada dasarnya beraktivitas dan saling membutuhkan demi tercapainya tujuan masing-masing. Kami selalu pengelola maupun pasien, berkeinginan sama yakni pasien merasa nyaman dan sembuh. Dan target akhir dari kami tentu saja keuntungan ekonomis. Agar tercipta kerja sama yang sinergis diantara komponen-komponen seperti tersebut di atas itulah sangat diperlukan adanya sentuhan manajemen.
    Kami, khususnya saya, selaku pengelola unit usaha tersebut sangat awam dengan apa yang namanya manajemen. Oleh karena itulah, saya ingin belajar tentang manajemen.
    (Kamali, Program MM-24 Oensoed)

    ReplyDelete
  15. MENGAPA PERLU BELAJAR MANAGEMENT
    Bambang Irwanto said ....

    Untuk menjawab pertanyaan diatas, “Mengapa Perlu Belajar Management “ maka secara logika sederhana jawabannya adalah bahwa management itu dibutuhkan dalam kehidupan ini. Pertanyaan selanjutnya adalah “apa itu management” sehingga dibutuhkan dalam kehidupan ini.Untuk menjawab urutan pertanyaan itu maka perlu diurai satu per satu .

    Apa itu Management

    Management secara sederhana didefinisikan sebagai suatu cara untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Cara disini bisa mengandung arti rekayasa berbagai potensi atau sumberdaya yang dimiliki tentu dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Dengan rekayasa tersebut diharapkan hasil pencapaian tujuan tersebut bisa OPTIMAL.

    Mengapa Management Dibutuhkan

    Dengan definisi sederhana tersebut maka management tentu dibutuhkan dalam kehidupan karena tentu dalam kehidupan ini manusia memiliki keinginan, cita-cita dan lainya yang ingin dicapai oleh manusia. Demikian pula bila manusia menghadapi suatu masalah, problem yang harus diatasi maka perlu suatu management dalam mengatasi masalah tersebut. Bahkan dengan suatu management, masalah yang sedang dihadapi bukan saja sekedar teratasi, tetapi bukan tidak mungkin masalah tersebut bisa dijadikan suatu potensi yang menguntungkan bagi manusia.

    Dengan kondisi tersebut bisa ditarik suatu kesimpulan bahwa management perlu diketahui oleh manusia sehingga manusia perlu belajar management karena manusia tentu punya keinginan, punya cita-cita dan sekaligus manusia punya masalah atau problem yang harus diatasi atau diselesaikan

    Oleh:
    Ir. Bambang Irwanto
    Pascasarjana MM, Matrikulasi Angkatan 24
    email: bambangrwnt@gmail.com

    ReplyDelete
  16. Kenapa saya belajar menejemen:
    Menejeman merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan ini. Kita memerlukan manajemen guna bisa mengoptimalkan semua potensi yang ada pada diri kita dan semua potensi di sekililing kita
    Sebagai seorang dokter nantinya saya harus bisa memiliki kemampuan menejemen yang bagus dalam menjalankan setiap tugas saya dalam kehidupan ini. Sebagai dokter tentunya banyak hal yang memerlukan kemampuan saya dalam memimpin dan memenejeri komponen yang terlibat dalam pelayanan kesehatan seperti teman sejawat dokter, perawat, bidan, paramedis, dan lainnya guna mencapai pelayanan yang optimal. Satu fakta yang sampai kapanpun tak akan bisa di pungkiri bahwa dokter adalah leader bagi pelayanan kesehatan, sehingga di perlukan untuk bisa memahami menejemen yang baik agar bisa menjalankan apa yang menjadi tugas dan wewenangnya dalam memimpin komponen tenaga kesehatan lainnya sehingga tujuan utama dari pelayanan kesehatan baik itu di puskemas, rumah sakit ataupun dinas kesehatan dapat dilaksanan dengan sebaik-baiknya.
    Harapan saya dengan dengan belajar menejemen nantinya saya akan memiliki pengetahuan dan ilmu yang memadai agar dapat mengetahui bagaimana cara untuk bisa mengoptimalkan segala sumberdaya yang ada untuk mencapai hasil yang optimal.
    Selain itu kehidupan dokter semakin lama tampaknya semakin berat sehingga dengan belajar menejemen saya bisa mensiasati kehidupan yang terus berkembang secara dinamis dan memerlukan suatu pemikiran dan strategi dalam menghadapinya agar kita bisa tetap eksis dan diperhitungkan.
    Aries Krisbiyantoro
    Angkatan 24 / Magister Manajemen UNSOED

    ReplyDelete
  17. Tugas Kuliah “ Business and Management”
    Yasinta Maria Sri Eni Dra, Apt.

    Tujuan kita mempelajari manajemen adalah agar dapat mengetahui fungsi manajemen. Secara ringkas fungsi manajemen ada 4, yaitu:
    1. Perencanaan
    • Perencanaan modal yang dibutuhkan.
    • Perencanaan sumber daya manusia.dll
    2. Organisasi
    • Pengaturan kegiatan secara terkoordinir kepada setiap individu dan kelompok untuk menerapkan rencana.
    • Membagi komponen kegitan untuk memncapai sasaran dan rencana
    • Membagi tugas pada semua staf baik atas maupun bawahan.
    • Membagi wewenang
    3. Pengarahan
    • Proses untuk menumbuhkan motivasi kepada karyawan agar dapat bekerja keras dan giat serta membimbing mereka dalam melaksanakan rencana untuk memcapai tujuan.
    4. Pengawasan
    • Melihat kegiatan apakah sudah sesuai dengan rencanayang meliputi penentuan standar prestasi, mengukur pencapaian prestasi, membandingkan antar standar prestasi dengan pencapaian prestasi dan melakukan perbaikan jika ada penyimpangan dar standar prestasi.

    Keempat fungsi manajemen tersebut diharapkan dapat dipelajari dan didalami dalam perkuliahan ini, kemudian dapat diterapkan di tempat kerja, sehingga mendukung kemajuan instansi dimana saya bekerja.

    ReplyDelete
  18. TUGAS
    MATA KULIYAH BISNESS AND MANAGEMENT
    AGUNG PRAPTAPA ( AGP )
    PROGRAM PASCA SARJANA MM ANGKATA 24 (A)
    UNSUD
    AMAT KISWANDI
    MENGAPA KITA PERLU BELAJAR MANAGEMENT ?
    Karena kita ingin sukses sesuai dengan rencana / cita – cita kita tanpa adanya gendala atau ganjalan yang menjadi hambatan.
    Kesuksesan kita dapat di raih tentunya dengan upaya dan usaha yang gigih, tersusun dengan rapih, terarah , terencana dan terpantau dengan baik atau menggunakan strategi atau metode yang handal , untuk itu kami perlu mempelajari management sehingga kita bisa terarah , tertata, terkontrol, terencana dengan baik , maka kita harus tahu dan mengerti tentang management antara lain :
    A. Pengertian Manajemen (Definition of Management)

    Istilah manajemen, terjemahannya dalam bahasa Indonesia hingga saat ini belum ada keseragaman. Selanjutnya, bila kita mempelajari literatur manajemen, maka akan ditemukan bahwa istilah manajemen mengandung tiga pengertian yaitu :
    1. Manajemensebagaisuatuproses,
    2. Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen,
    3. Manajemen sebagai suatu seni (Art) dan sebagai suatu ilmu pengetahuan (Science)

    Menurut pengertian yang pertama, yakni manajemen sebagai suatu proses, berbeda-beda definisi yang diberikan oleh para ahli. Untuk memperlihatkan tata warna definisi manajemen menurut pengertian yang pertama itu, dikemukakan tiga buah definisi.
    Dalam Encylopedia of the Social Sience dikatakan bahwa manajemen adalah suatu proses dengan mana pelaksanaan suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi.
    Selanjutnya, Hilman mengatakan bahwa manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan yangsama.

    Menurut pengertian yang kedua, manajemen adalah kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen. Jadi dengan kata lain, segenap orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen dalam suatu badan tertentu disebut manajemen.
    Menurut pengertian yang ketiga, manajemen adalah seni (Art) atau suatu ilmu pnegetahuan. Mengenai inipun sesungguhnya belum ada keseragaman pendapat, segolongan mengatakan bahwa manajemen adalah seni dan segolongan yang lain mengatakan bahwa manajemen adalah ilmu. Sesungguhnya kedua pendapat itu sama mengandung kebenarannya.
    Menurut G.R. Terry manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata. Manajemen juiga adalah suatu ilmu pengetahuan maupun seni. Seni adalah suatu pengetahuan bagaimana mencapai hasil yang diinginkan atau dalm kata lain seni adalah kecakapan yang diperoleh dari pengalaman, pengamatan dan pelajaran serta kemampuan untuk menggunakan pengetahuan manajemen.
    Menurut Mary Parker Follet manajemen adalah suatu seni untuk melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang lain. Definisi dari mary ini mengandung perhatian pada kenyataan bahwa para manajer mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara mengatur orang-orang lain untuk melaksanakan apa saja yang pelu dalam pekerjaan itu, bukan dengan cara melaksanakan pekerjaan itu oleh dirinya sendiri.
    Itulah manajemen, tetapi menurut Stoner bukan hanya itu saja. Masih banyak lagi sehingga tak ada satu definisi saja yang dapat diterima secara universal. Menurut James A.F.Stoner, manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
    Dari gambar di atas menunjukkan bahwa manajemen adalah Suatu keadaan terdiri dari proses yang ditunjukkan oleh garis (line) mengarah kepada proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian, yang mana keempat proses tersebut saling mempunyai fungsi masing-masing untuk mencapai suatu tujuan organisasi.

    B. Fungsi-Fungsi Manajemen (Management Functions)

    Sampai saat ini, masih belum ada consensus baik di antara praktisi maupun di antara teoritis mengenai apa yang menjadi fungsi-fungsi manajemen, sering pula disebut unsur-unsur manajemen.
    fungsi-fungsi manajemen adalah sebagai berikut:
    Planning
    Berbagai batasan tentang planning dari yang sangat sederhana sampai dengan yang sangat rumit. Misalnya yang sederhana saja merumuskan bahwa perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan. Pembatasan yang terakhir merumuskan perencaan merupakan penetapan jawaban kepada enam pertanyaan berikut :

    1. Tindakan apa yang harus dikerjakan ?
    2. Apakah sebabnya tindakan itu harus dikerjakan ?
    3. Di manakah tindakan itu harus dikerjakan ?
    4. kapankah tindakan itu harus dikerjakan ?
    5. Siapakah yang akan mengerjakan tindakan itu ?
    6. Bagaimanakah caranya melaksanakan tindakan itu ?

    Menurut Stoner Planning adalah proses menetapkan sasaran dan tindakan yang perlu untuk mencapai sasaran tadi.

    Organizing
    Organizing (organisasi) adalah dua orang atau lebih yang bekerja sama dalam cara yang terstruktur untuk mencapai sasaran spesifik atau sejumlah sasaran.

    Leading
    Pekerjaan leading meliputi lima kegiatan yaitu :
    • Mengambil keputusan
    • Mengadakan komunikasi agar ada saling pengertian antara manajer dan bawahan.
    • Memeberi semangat, inspirasi, dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak.

    Memeilih orang-orang yang menjadi anggota kelompoknya, serta memperbaiki pengetahuan dan sikap-sikap bawahan agar mereka terampil dalam usaha mencapai tujuan yang ditetapkan.
    Directing/Commanding
    Directing atau Commanding adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah-perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula.

    Motivating
    Motivating atau pemotivasian kegiatan merupakan salah satu fungsi manajemen berupa pemberian inspirasi, semangat dan dorongan kepada bawahan, agar bawahan melakukan kegiatan secara suka rela sesuai apa yang diinginkan oleh atasan
    .
    Coordinating
    Coordinating atau pengkoordinasian merupakan salah satu fungsi manajemen untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan, percekcokan, kekosongan kegiatan, dengan jalan menghubungkan, menyatukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerja sama yang terarahdalam upaya mencapai tujuan organisasi.

    Controlling
    Controlling atau pengawasan, sering juga disebut pengendalian adalah salah satu fungsi manajemen yang berupa mengadakan penilaian, bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan maksud dengan tujuan yang telah digariskan semula.
    Reporting
    Adalah salah satu fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pejabat yang lebih tinggi.

    Staffing
    Staffing merupakan salah satu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia pada suatu organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap tenaga memberi daya guna maksimal kepada organisasi.

    Forecasting
    Forecasting adalah meramalkan, memproyrksikan, atau mengadakan taksiran terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatu rancana yang lebih pasti dapat dilakukan.

    C. Tingkatan Manajemen (Manajemen Level).

    Tingkatan manajemen dalam organisasi akan membagi tingkatan manajer menjadi 3 tingkatan:

    1. Manajer lini garis-pertama (first line) adalah tingkatan manajemen paling rendah dalam suatu organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional. Dan mereka tidak membawahi manajer yang lain.
    2. Manajer menengah (Middle Manager) adalah manajemen menengah dapat meliputi beberapa tingkatan dalam suatu organisasi. Para manajer menengah membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lainnya kadang-kadang juga karyawan operasional.
    3. Manajer Puncak (Top Manager) terdiri dari kelompok yang relative kecil, manager puncak bertanggung jawab atas manajemen keseluruhan dari organisasi.

    ReplyDelete
  19. Meraih "KESUKSESAN"
    Ini adalah alasan saya mempelajari "MANAJEMEN". Sejarah perkembangan manajemen menumjukan bahwa pencapaian kesuksesan tidak jatuh dari langit. Borobudur di bangun tidak dengan sekedar membaca mantra, tetapi melalui pernecanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan kontrol yang baik. Cakupan manajemen tidak hanya sampai di tingkatan organisasi tetapi sudah mencapai pada tingkatan individu. Bahkan bagian terprivat, hubungan antara manusia dan penciptanya, masuk dalam cakupan manajemen.
    Bisa belajar merencanakan, mengorganisasi, menggerakan dan mengontrol diri saya serta organisasi yang melibatkan saya, hal ini adalah satu langkah kecil dalam pencapaian "KESUKSESAN " saya.

    oleh : Farid Sura Wijaya S,ked.
    Mahasiswa MM UNSOED angkatan 24

    Semoga rekan-rekan angkatan 24 meraih kesuksesan kita masing-masing.

    ReplyDelete
  20. Sampai dengan akhir studi aku di S1, aku cuma ngerti manajemen itu berhubungan dengan ekonomi. Bisa dibilang blank banged deh about management :)...

    Sampai akirna aku tau manajemen itu ilmu tentang perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik pada SDM ataupun sumberdaya lainnya.

    Sejak itu aku berpikir, ternyata perlu banged tuh belajar management..

    Yang pertama, paling gag buat me-manaje diriku sendiri yang error,yang suka lupa ama tujuan hidup. Manajemen diperlukan untuk merencanakan apa aja yang ingin aku raih dalam hidup ini, bikin planning buat meraihnya, ngejalaninnya, dan mengkontrol aku udah jalanin planning ku dengan baik apa belum. Istilahnya nih udah bisa belum si aku buat Plan What I do & Do What I plan. :)

    Yang kedua, dengan makin tua nya aku, setelah lulus program profesi kedokteran, nantinya aku harus bisa menjadi leader dalam pelayanan kesehatan guna mencapai pelayanan yang optimal. Sangatlah diperlukan ilmu manajemen untuk bisa menjalankan apa yang menjadi tugas dan wewenang ku.

    Aku pikir hal di atas cukup memantapkan langkahku untuk belajar ilmu manajemen di MM Unsoed.:)

    Mustika Ratnaningsih, S.ked
    Pascasarjana MM, Matrikulasi Angkatan 24

    ReplyDelete
  21. ATI RUSIYANI
    Mahasiswa Magister Manajemen Angkatan 24 (A)

    Alasan Mengapa saya perlu belajar Manajemen?

    Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan–tujuan organisasional atau maksud yang nyata. (Terry R. George dan Leslie W Rue., 2003). Dengan melihat pengertian tersebut maka belajar manajemen dipandang perlu. Ketika orang telah mengetahui manajemen yang sebenar-benarnya dalam kehidupannya akan terwujud suatu pola hidup yang terarah.

    Menurut saya, belajar manajemen sangat penting. Karena Manajemen diperlukan baik untuk kegiatan organisasi maupun kegiatan pribadi seseorang. Banyak orang mengatakan kesuksesan datang karena manajemen yang tepat. Oleh karena itu ketika orang mempelajari manajemen akan mendapatkan suatu fungsi dari manajemen itu sendiri yang nantinya bisa merubah kehidupannya, fungsi tersebut antara lain :
    1. Planning
    Menentukan tujuan-tujuan yang hendak dicapai selama suatu masa yang akan datang dan apa yang harus diperbuat agar dapat mencapai tujuan-tujuan itu.
    2. Organizing
    Mengelompokkan dan menentukan berbagai kegiatan penting dan memberikan kekuasaan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan itu.
    3. Staffing
    Mennetukan keperluan-keperluan sumber daya manusia, pengerahan, penyaringan, latihan dan pengembangan tenaga kerja.
    4. Motivating
    Mengarahkan atau menyalurkan perilaku manusia kearah tujuan-tujuan.
    5. Controlling
    Mengukur pelaksanaan dengan tujuan-tujuan menentukan sebab-sebab penyimpangan-penyimpangan dan mengambil tindakan–tindakan korektif dimana perlu. (Terry R. George dan Leslie W Rue., 2003)

    Apabila orang telah mengetahui ilmu manjemen maka akan tercipta sikap percaya diri. Hal ini tercermin karena prinsip dalam manajemen itu sendiri terdiri dari :
    1. Pengambilan keputusan
    Dengan belajar manjemen maka seseorang akan dapat membuat keputusan dengan baik. Memilih suatu alternatif dari dua pilihan atau lebih, untuk menentukan suatu pendapat atau perjalanan suatu tindakan. Apabila keputusan itu tidak didasari dengan pertimbangan-pertimbangan hasilnya adalah ketidakpastian. Pertimbangan ada atau muncul karena manajemen. Keputusan dibuat atas dasar : (a) seorang individu (b) sebuah kelompok. Membuat keputusan secara individual adalah memenuhi peran penting dari apa yang seharusnya dilakukan seorang manajer. Sedangkan membuat keputusan berkelompok adalah yang menyangkut resiko, yang perorangan-perorangan bersedia mengambilnya.
    2. Perencanaan sasaran dan tujuan
    Pentingnya perencanaan dengan didasari Pola manjemen yang sempurna tidak mustahil akan tercipta pencapaian tujuan sesuai sasaran oleh individu itu sendiri maupun dalam suatu organisasi kelompok.
    3. Motivasi
    Motivasi tidak lepas dari dorongan manajemen. Terbukti karena Motivasi diri sendiri berasal dari keinginan yang keras untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Tidak peduli kesulitan-kesulitan apapun harus diatasi. Dalam lingkungan kerja akan timbul motivasi yang kuat karena seorang manager selalu menekankan atau menciptakan motivasi serta membangkitkan semangat kepada bawahannya.
    4. Kepemimpinan
    Jiwa kepemimpinan akan muncul ketika orang sudah mempelajari manajemen. Pengaturan-pengaturan progam kerja dari seorang pemimpin didasarkan atas pola manajemen. Komunikasi sangat berperan penting dalam hal ini, Kalau pemimpin salah berkomunikasi akan menjadikan masalah besar dalam lingkungan kerjanya. Oleh karena itu komunikasi yang diatur sedemikan rupa sangat perlu, tentunya dengan ilmu manajemen.
    5. Pengawasan
    Mengevaluasi pelaksanaan kerja dan memperbaiki apa yang sedang dikerjakan untuk menjamin tercapainya hasil menurut rencana.

    Berdasarkan uraian diatas manajemen sangat berperan aktif dalam kehidupan siapapun dan dimanapun. Suatu perusahaan apabila tidak ada bagian manajemennya maka tidak akan maju perusahaan tersebut bahkan dalam waktu dekat akan gulung tikar. Begitu juga untuk kehidupan seseorang yang tidak dilandasi ilmu manajemen orang tersebut tidak terarah dan tidak mengetahui tujuan hidupnya. Orang-orang inilah dalam kehidupannya menjadi berantakan dan selalu mengekor. Dengan demikian ilmu manajemen perlu ditanamkan dari pendidikan dasar sampai ke jenjang pendidikan yang paling tinggi. Ketika orang indonesia semua mengetahui ilmu manajemen maka terwujud masyarakat Indonesia yang mandiri, cerdas, kreatif, dan berdedikasi tinggi. Indonesia akan lebih maju karena mempunyai masyarakat yang tau akan ilmu manajemen.

    Saya pribadi sangat perlu belajar ilmu manajemen lebih banyak lagi untuk bisa hidup lebih baik, tidak hanya berguna untuk diri sendiri tetapi juga untuk Agama, Nusa dan Bangsa. Dan yang terpenting untuk kepentingan karir yang lebih baik di masa depan disamping itu juga agar bisa tercipta pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, Amiin.
    Terimakasih….

    ReplyDelete
  22. Ronny Aquario Perkasa, SE
    MM UNSOED ANGKATAN 24
    MENGAPA SAYA PERLU BELAJAR MANAJEMEN?

    "SAYA ADALAH SEORANG YANG BERTUGAS DAN DITUNTUT UNTUK MEMIMPIN +/- 120 ORANG KARYAWAN DAN MENGELOLA SUATU PERUSAHAAN, DIMANA MENURUT SAYA ADALAH SUATU TANGGUNG JAWAB YANG SANGAT LUAR BIASA BERAT, TETAPI INI ADALAH KESEMPATAN YANG BAGUS UNTUK SAYA BELAJAR DAN MENEMPA SAYA MENJADI SEORANG YANG BERKEPRIBADIAN .TETAPI DALAM PERJALANAN WAKTU SAYA MERASA ADA YANG KURANG-KURANG DAN KURANG, BELAJAR DARI PENGALAMAN TIDAKLAH CUKUP UNTUK MENJADI ORANG YANG MATANG DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN. MANAJEMEN ADALAH SUATU SISTIM YANG UNIK UNTUK DIGALI, SEPERTI BAGAIMANA SAYA HARUS ME MANAGE KARYAWAN DENGAN PROGRAM SDM YANG BAIK,BAGAIMANA MENJADI PEMIMPIN YANG BAIK, BAGAIMANA MENEMPATKAN KARYAWAN AGAR SESUAI DENGAN JOB DESCRIPTION N JOB SPECIFICATION AGAR PERUSAHAAN DAPAT BEROPERASI SEMAKSIMAL MUNGKIN.

    ReplyDelete
  23. Dino Farwidyan Saputro
    Magister Manajemen Unsoed
    Angkatan 24

    Mata kuliah : Bisnis dan Manajemen

    Belajar mengenai manajemen adalah merupakan hal hakiki yang dilakukan oleh setiap manusia.Sadar atau tidak setiap manusia akan melakukan proses manajemen. Contoh paling sederhana, ketika seorang ibu hamil dia sedang melakukan proses manajemen. Ibu hamil akan mulai proses perencanaan dimana dia akan memeriksakan kesehatan, apa asupan gizi yang sesuai agar bayi lahir dengan sehat sampai mengkaji dimana dan kapan dia akan melahirkan. Bahkan seorang bayi pun sudah melakukan proses manajerial, ketika dia menangis dia mengarahkan ibunya bahwa dia haus. Sunnah Rasulullah SAW diriwayatkan oleh Bukhari Muslim "..Bahwa setiap dari (diri) mu adalah kalifah (pemimpin) di muka bumi" menjelaskan bahwa semua manusia ditakdirkan untuk menjadi pemimpin.
    Sebagian orang memandang bahwa untuk mencapai tujuan hidupnya hanya dapat dicapai apabila orang tersebut mau bekerja keras dan tidak semata-mata menggantungkan hidupnya pada orang lain. Namun masyarakat modern sudah mulai memikirkan perlunya bekerja sama dan saling berinteraksi antara sesama. Interaksi manusia yang satu dengan yang lainnya sering kali menimbulkan keinginan untuk hidup dalam kelompok atau organisasi.Kelompok atau organisasi ini dianggap sebagai alat bagi masyarakat untuk mencapai tujuan hidupnya.
    dari uraian diatas, menggambarkan perlunya kita memahami manajemen dalam hidup berkelompok atau berorganisasi. Pengertian manajemen menurut James F. Stoner disitasi dari Amirullah dan Haris Budiyono tahun 2004 adalah"management is the process of planning, organizing, leading and controlling the effort of organization members and using all other organizational resources to active state organizational goals"(Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian dan penggunaan sumber-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan).
    Tanpa mengecilkan suku bangsa yang lain, betapa mengejutkan data yang diungkapkan Sterling Seagrave dalam bukunya Lord of The Rims : The Invisible Empire of The Overseas Chinese. Seagrave mengungkapkan "hanya" dengan 55 juta orang saja atau hanya 4% dari penduduk RRC, GNP Cina Rantau di Asia saja mencapai 450 miliar dollar AS atau seperempat lebih besar dari GNP RRC. Bagaimana orang-orang yang terusir dari negeri leluhurnya bisa seperkasa itu? Jawabannya ternyata sangat sederhana mereka ternyata mampu mengorganisasikan dan mengarahkan potensi produksi dan diri untuk mencapai tujuan besar atau dapat dikatakan MANAJEMEN YANG BENAR adalah kuncinya.
    Mempelajari manajemen merupakan pekerjaan yang menyenangkan karena kita akan selalu bersinggungan dengan banyak orang dan aspek.Menurut Drucker, bagian terpenting dari manajemen adalah EFISIENSI dan EFEKTIF. Efisiensi berarti mengerjakan sesuatu dengan benar ("doing things right") sedangkan Efektif adalah mengerjakan sesuatu yang benar("doing the right things"). Mempelajari manajemen kita akan mengenali manajemen dari empat aspek : 1) Manajemen sebagai proses kegiatan; 2)manajemen sebagai suatu ilmu dan seni dimana kita akan menjelaskan manajemen fenomena dan gejala serta mentransformasikan dan mengidentifikasikan proses manajemen; 3)manajemen sebagai profesi maupun 4) manajemen sebagai kumpulan orang untuk mencapai tujuan. Jadi jelaslah tujuan kita mempelajari manajemen tanpa memandang latar belakang dan profesi kita.
    Coba kita simak 2 kisah sebagai bahan kajian bersama dalam mempelajari manajemen :
    1. Ketika saya pulang dari stasiun Jatinegara Jakarta seorang supir taksi yang berusia sekitar 30 tahunan dengan bangga menceritakan bahwa dia baru saja membeli seperangkat audio-video seharga hampir 50 juta. Tapi ketika saya bertanya berapa tahun dia akan mengemudikan taksi untuk melunasi uang yang dia pinjam untuk membeli mesin tersebut.dia hanya tertunduk lesu dan menjawab "mungkin sampai saya mati diatas taksi". Sopir taksi itu bekerja keras siang malam dan pada saatnya dia tidak bisa mengemudikan taksi dia hanya mempunyai seperangkat audio-video usang yang dibeli 30 tahun yang lalu.
    2. Kisah ini saya baca dari buku Roger Konopasek Roger's Magnet: Succes Adventures. Dalam sebuah wawancara Bill Gates salah satu orang terkaya di planet Bumi mengatakan saya bukan orang yang pintar bahkan saya tidak kuliah. Baju dan jam tangan yang saya pakai tidak lebih mahal dari anda. Tapi kenapa saya bisa duduk disini sedangkan anda tidak? Jawabannya sederhana karena saya tidak pernah menggunakan kata If tapi saya selalu mengatakan Will and Shall.

    ReplyDelete
  24. MENGAPA KITA PERLU MEMPELAJARI MANAJEMEN ?

    Setiap manusia hidup di dunia tentunya memiliki visi yang hendak dicapai. Begitu pula dengan organisasi mempunyai tujuan-tujuan yang akan dicapai. Visdi dan tujuan ini dapat diraih dengan mendaya gunakan sumber daya yang dimiliki. Untuk memperoleh hasil yang optimal dari dari bahan baku dan sumbrer daya yang dimiliki tersebut tidak semudah membalik telapak tangan. Artinya diperlukan proses dan adanya alat atau cara yangd igunakan. Tanpa adanya alat tersebut mustahil akan mendapat hasil yang memuaskan dan tidak mungkin visi dant ujuan akant ercapi. Alat tersebut adalah manajemen.

    Mempelajari manajemen merupakan suatu keharusan bagi setiap orang yang ingin sukses dalam melaksanakan aktifitas sehari-harinya. Melalui manajemen seseorang akan bisa merencanakan suatau kegiatan dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan , sehingga permasalahan mungkin akan terjadi dapat diminimalisir sekecil mungkin, serta akan mengevaluasi setrelah kegiatan selesai.

    Bagi seorang karyawan dalam melaksanakan tugas kesehaianya, ada kalanya pasti mengalami / menemui hambatan atau tantangan walaupun kecil. Namun sekecil apapun masalah jika tidak cepat diselesaikan akan merepotkan dan akan menjadi batu sandungan dal mbekerja. Oleh karena itu harus memiliki ilmu manajeman agar segala permaslahan dapat diselesaikan dengan baik, tidak merugikan salah satu pihak dan memuaskan semuanya.




    Akhmad Khumedi
    MM angkatan 24
    Unsud Pwt.

    ReplyDelete
  25. Saya belajar management karena saya ingin bisa memanagement diri sendiri sebelum saya bisa menerapkannya kepada orang lain dan kepada sebuah organisasi.
    selain itu, saya merasa perlu belajar management karena di dunia yg semakin global, ilmu management itu sangat penting karena persaingan semakin kencang dan kita sebaiknya mempunyai ilmu atau bekal untuk tetap survive.

    Aida Nurwidya angkatan 24 MM

    ReplyDelete
  26. Manajemen sebagai ilmu lahir sebagai antisipasi perkembangan sangat cepat di dunia bisnis. Ketika bisnis sudah terdiferensiasi, multi produk, muncul pesaing, keterbatasan sumber daya dan trans nasional, maka bisnis perlu dikelola lebih profesional. Dan kemudian lahirlah ilmu manajemen.
    Efisiensi, produktifitas, keuntungan/laba dan kemudian melakukan ekspansi memang bukan sebuah tindakan tabu. Bahkan bagi sebuah perusahaan yang menyebut dirinya bisnis merupakan suatu keharusan. Di tengah kompetisi dan persaingan bisnis yang sangat ketat dan tingkat perubahan bisnis sangat cepat, keempat hal diatas, yaitu efisiensi, produktivitas, keuntungan/laba dan ekspansi, merupakan kata kunci untuk memenangkan kompetisi, persaingan bisnis dan beradaptasi dengan perubahan. Manajemen yang profesional merupakan alat untuk mewujudkannya.
    Persoalan di lapangan, manajemen sering tidak mau berkompromi dengan nilai-nilai di luar dimensi ekonomi dan bisnis. Tuntutan untuk melakukan efisiensi secara ketat yang berakhir pada memaksimalkan keuntungan/laba akhirnya harus bertabrakan dengan nilai-nilai moral, keadilan, dan etika. Manajemen menjadi alat legitimasi pelaku bisnis untuk bertindak untuk memenuhi target yang telah ditentukan tanpa mengindahkan nilai-nilai yang ada.
    Di dalam sebuah wilayah dimana hidup diwarnai oleh multi dimensi, manajemen tidak lagi dapat bersandar pada satu dimensi saja. Pemikiran-pemikiran baru menjadi ideal untuk diadopsi manajemen. Sejauh menyangkut nilai-nilai, telah terjadi pergeseran paradigma. Pergeseran tersebut, seperti dari kompetisi menjadi kooperasi, dari ekspansi menjadi konversi, dari kuantitas menjadi kualitas, dan dari dominasi menjadi mitra.
    Nilai-nilai baru bernama kooperasi, konversi, kualitas dan mitra memang erat bersinggungan dengan wilayah moral dan etika. Nilai-nilai ini yang ke depan ideal untuk dikembangkan dalam disiplin ilmu manajemen. Walaupun demikian manajemen tidak dapat melepaskan diri dari nilai lama seperti kompetisi, ekspansi, kuantitas dan dominasi lantaran keempat hal tersebut yang membuat bisnis menjadi dinamis dan berkembang. Hanya saja nilai lama perlu sentuhan-sentuhan moral dan etika.
    Pada akhirnya,manajemen adalah sebuah tindakan dalam mengolah pikiran. Manajemen berpusat pada manusia, bukan barang. Manajemen adalah dari manusia dan untuk manusia. Dengan demikian, manajemen adalah alat bisnis untuk semakin memanusiakan manusia. Nilai, etika, dan moral lebih penting dibanding dengan strategi, taktik dan operasional bisnis. Mari berbisnis dengan landasan nilai-nilai baru.

    Fritzie Cheria MM Angkatan 24

    ReplyDelete
  27. Nama : Sartono
    NIM : P2CC08107
    MM angkatan 24

    “PANGKON”
    Dua puluh huruf jawa semua berakhir dengan huruf vokal.Sekedar mengingatkan kembali berikut secara lengkap huruf yang dimaksud.
    HA NA CA RA KA
    DA TA SA WA LA
    PA DA JA YA NYA
    MA GA BA THA NGA
    Huruf huruf itu hanya bisa mati bila di pangkon.
    Konon kabarnya Pak Harto memakai teori ini untuk melanggengkan kekuasaan beliau sehingga bisa berkuasa di Republik ini sampai lebih dari tiga dasa warsa. Bila ada tokoh politik yang vokal maka dibungkam.Tehnik membungkamnya tentu berbeda satu dengan yang lain.
    Ada pelajaran yang bisa kita ambil dari matinya vokal huruf jawa oleh “PANGKON”.
    Dalam dunia usaha/ kerja tentunya banyak persoalan yang pasti muncul.Mulai dari persaingan mendapatkan jabatan sampai mendapatkan job atau proyek.
    Sebagai manager kita juga dituntut untuk bisa memecahkan setiap persoalan yang timbul.Setiap orang pada dasarnya adalah manajer.minimalnya menjadi manajer diri sendiri.
    Dengan melihat kehebatan “PANGKON”yang bisa membungkam semua huruf jawa,kita bisa memakainya untuk memecahakan segala persoalan yang timbul.Termasuk di dunia usaha atau kerja.
    “Pangkon”bisa diartikan juga “memangku”atau “dipangku”.Dalam kultur jawa memangku bisa berarti menghormati,menyayangi,menghargai,melindungi.Tapi bisa juga diartikan “membungkam” untuk hal-hal tertentu.
    Pertanyaanya sekarang apakah relevan menerapkan kearifan lokal ini dalam dunia kerja atau usaha sekarang ini?
    Menurut hemat saya filosofi “pangkon” ini sangat relevan kita terapkan dalam dunia kerja atau usaha.
    Berikut ilustrasi kasus:

    ReplyDelete
  28. “PANGKON”
    lanjutan Sartono

    Berikut ilustrasi kasus:
    Kasus pertama
    Adi adalah seorang manajer yang handal.Dia dikenal sebagai orang yang bertangan dingin.Apapun yang dia tangani pasti berhasil dengan sukses dan gemilang.Maka tidak mengherankan bila banyak perusahaan yang mengincar dia untuk direkrut menjadi manajer baru di perusahaannya.Bahkan ada perusahaan yang mau membiayai berapapun yang Adi minta.Namun Adi tetap bertahan di perusahaan lama yang telah membesarkannya.Kenapa Adi mengambil sikap seperti itu?
    Jawabannya :Ternyata Big Bossnya Adi adalah seorang yang paham betul bagaimana menggunakan “pangkon”untuk mengikat anak buahnya.Dia selalu menghargai atas prestasi Adi selama ini.Dari prestasi yang biasa aja sampai prestasi yang luar biasa pada saat perusahaan untung sangat luar biasa.Dia juga sangat menghormati Adi dan keluarganya.Bahkan kasih sayang Sang Boss bukan hanya ke Adi tapi juga keluarganya.Secara berkala Dia silaturahmi ke rumah Adi dan anak buahnya yang lain.Dalam suasana yang informal.Sang Boss juga bisa melindungi anak buahnya dari bahaya/intrik intrik yang bisa mengancam keselamatan anak buahnya.
    Kasus kedua
    Dalam Pilkades di desa Suka Ribut ada tiga kontestan yang maju untuk memperebutkan kades.Sebut saja namanya Sengkuni,Rahwana dan Wibisono.Hasil akhir ternyata Wibisono keluar sebagai kades terpilh di desa Suka Ribut.Sesuai dengan namanya Sengkuni mempunyai sifat pendengki,penjilat dan tukang adu domba.Rahwana seorang yang tamak dan rakus.
    Dalam pilkades kemarin perolehan kedua orang ini lebih besar dari kades terpilih.Sehingga apabila kedua orang ini berkoalisi maka akan merepotkan jalannya roda pemerintahan desa.
    Sadar akan resiko yang akan dihadapi Sana Wibisono berkonsultasi dengan Sang Guru Agung yang ada di kaki gunung Slamet.Oleh Sang Guru Wibisono diwejang agar setengah dari tanah bengkok di garapkan ke mereka berdua.Sengkuni dan Rahwana masing-masing menggarap seperempat tanah bengkok.Separohnya di garap sendiri oleh Wibisono kades terpilih.
    Terbukti dengan cara ini Sengkuni dan Rahwana tidak pernah mengganggu jalannya pemerintahan desa.Bahkan mereka berdua berubah loyal ke kades terpilih.
    Dari dua ilustrasi di atas ada perbedaan mendasar dalam hal menggunakan “PANGKON” untuk memanage persoalan yang terjadi.
    Sang Big Boss dari awal memaknai “pangkon” untuk menghargai,menyayangi,melindungi kepada Adi dan anak buahnya yang lain.Sehingga anak buah mempunyai sikap militan terhadap perusahaan.Terbukti meski Adi mendapat tawaran gaji yang jauh lebih besar Adi tetap tak bergeming.
    Berbeda dengan kasus yang kedua.Disini “PANGKON” dipakai untuk membungkam.Dalam kasus ini sangat rawan terjadi pembangkangan dan penghianatan.Karena proses terbangunnya kerjasama sangat pragmatis.Bukan melalui proses yang panjang dan berkesinambungan.
    Inilah yang sedang terjadi di Repulik ini.Apakah “PANGKON”akan dimakanai sebagai “MEMANGKU[menghormati,menghargai,menyayangi dan melindungi]” atau “MEMBUNGKAM”mereka yang hanya punya kepentingan pragmatis.
    Mari kita lihat bersama “OPERA” yang akan dipertontonkan.

    ReplyDelete
  29. Nama : SAtryo Triadhytomo
    Nim : P2CC09044
    Angkatan 25

    Inti dari belajar manajemen itu sebenarnya bagaimana kita memanage input menjadi output dan menjadi outcome yang sesuai dengan yang diharapkan yaitu efisien dan efektif, serta berkelanjutan dan jangan lupa dengan what customer want and need,

    Apalah artinya perusahaan kalau bisa efisien dan efektif tapi barang yang dijual old fashion atau tidak update , terlebih lagi tidak sesuai dengan apa yang customer inginkan, sebentar saja akan gulung tikar, artinya outcomenya tidak sesuai dan tidak berhasil

    management ini tidak hanya bisa diterapakan perusahaan besar atau kecil tapi dirumah tangga dan diri pribadi pun bisa diterapakan, contoh untuk diri sendiri misalnya :
    setiap hari kita makan, dari proses pemilihan makanan sampai pengolahan makanan kita sudah efisien dan efektif, tetapi ketika kita makan makanan tersebut ternyata tubuh kita menjadi sakit dan rentan, artinya outcome nya tidak baik, kalau sudah tidak baik buat tubuh, maka harus direvisi lagi input kita, dan selalu berulang seperti itu

    ReplyDelete
  30. PENGANTAR BISNIS EKONOMI
    NAMA : RINI SUMANTI
    NIM : 10007
    ANGKATAN : 27
    Manajemen Sekolah
    Manajemen (Kepala Sekolah):
    Menyediakan manajemen/organisasi/kepemimpinan sekolah.
    Menyusun rencana sekolah dan merumuskan kebijakan.
    Mengelola operasional sekolah.
    Menjamin adanya komunikasi yang efektif antara sekolah dan masyarakat terkait (school community).
    Mendorong partisipasi masyarakat.
    Menjamin akan terpeliharanya sekolah yang bertanggung jawab (accountability).
    Proses Belajar Mengajar (Guru):
    Mempromosikan kualitas belajar siswa.
    Menyusun kurikulum yang cocok dan tanggap terhadap kebutuhan semua siswa.
    Menawrkan pengajaran yang efektif.
    Menyediakan program pengembangan pribadi siswa.
    Sumber Daya Manusia:
    Menyebarkan staf dan menempatkan personel yang dapat memenuhi keperluan semua siswa.
    Memilih staf yang memiliki wawasan school-based strategies.
    Menyediakan kegiatan untuk pengembangan profesi pada semua staf.
    Menjamin kesejahteraan staf dan siswa.
    Mengatur rview/pembahasan penampilan sekolah (school performance)
    Sumber Daya dan Administrasi:
    Mengidentifikasi sumber daya yang diperlukan dan mengalokasikan sumber daya tersebut sesuai dengan kebutuhan.
    Mengelola alokasi dana sekolah.
    Menyediakan dukungan administratif.
    Mengelola pemeliharaan gedung dan sarana lainnya.

    ReplyDelete
  31. Thanks for providing such a great article, it was excellent and very informative.
    as a first time visitor to your blog I am very impressed.
    Economics :)

    ReplyDelete
  32. mengapa kita perlu belajar manajemen strategi?

    ReplyDelete
  33. Salam..
    Aziz Muslim Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran 2013 (MABA)

    Menurut General Collin Powel, "Tak ada rahasia untuk menggapai sukses.
    Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan."
    Persiapan, how to prepare our plan. Maka betapa perlunya manajemen itu. Kita perlu belajar manajemen supaya mendapatkan hasil yang optimal. Semakin baik seseorang mengelola/memanage waktu dsb; dia seakan sedang bersiap untuk mendapatkan hasil yang lebih dari pada orang lain

    ReplyDelete
  34. . Jelaskan mengapa perlu adanya tingkatan manajemen?

    ReplyDelete
  35. Jelaskan mengapa ahli gizi harus mempelajari manajemen ?

    ReplyDelete