Saturday, October 6, 2012

Tugas 2 MM Angkatan 31: Kesalahan Pemimpin


Saudara diminta memberikan kontribusi kepada dunia, memberikan pendapat tentang kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh para pemimpin.
Pendapat Saudara bisa dari pengalaman, dan bisa pula dari referensi-referensi yang Saudara baca.
Hindari plagiarism. Jangan copy-paste.

Kumpulkan di sini sebagai "comment"

Paling lambat dikumpulkan pada tanggal 13 Oktober 2012 (pukul 23.59).

Do the best.

Mr. AP

41 comments:

  1. NIM :MM...
    NAMA :Rori Idrus
    Yth. Pak Agung
    Jawaban ini saya dapatkan dari pengalaman saya selama bekerja di sebuah instansi pendidikan di Bumiayu.
    Beberapa kesalahan yang paling sering dilakukan oleh seorang Pemimpin :
    1. Like and Dislike terhadap bawahan
    2. Mengangkat orang-orang yang notabene belum lama bekerja pada posisi strategis dan berakibat pada kebijakannya yang tidak melihat kondisi lapangan dan tidak mau belajar dari pengalaman yang lalu.
    3. Salah menilai bawahan, yang "berkeringat" dianggap tidak berkeringat dan begitu pula sebaliknya.
    4. Pelimpahan tugas tidak sesuai dengan porsinya sehingga terkesan menekan bawahan tanpa adanya reward yang diterima atas porsi tugas yang berlebih tersebut.
    5. Mendelagasikan tugas tapi tidak disertai dengan deadline tugas tersebut.
    6. Tidak menghargai kinerja bagus dari bawahannya
    7. Pengambilan keputusan tidak akurat terhadap fakta dan jika terdapat masalah yang melibatkan 2 pihak, informasi baru diterima dari satu pihak tetapi sudah mengambil keputusan sehingga tidak fair.
    Itulah jawaban yang bisa saya berikan berdasarkan pengalaman saya dan semoga sedikit memberi kontribusi kepada dunia.
    Terima kasih dan mohon maaf jika ada salah kata.

    ReplyDelete
  2. Kesalahan Yang sering dilakukan pemimpin:

    Saya persempit pada pejabat public pemerintahan. Hampir semua orang termasuk pemimpin bisa berbuat salah dalam memimpin, yang jadi permasalahan serius adalah keengganan kalau tidak mau dibilang “tidak mau” memperbaiki diri.
    Pemimpin ini dari awalnya sudah salah “kedaden” diberi pos jabatan yang bukan bidangnya. Ini tak menjadi masalah asal ia mau belajar dan mendengarkan. Keslahan umum yakni menganggap diri menguasai medan kerjanya. Bawahan, kolega, apalagi masyarakat hanya dianggap “Object Pelengkap Penderita”, tak ada pun taka pa-apa. Kalau mindset-nya demikian maka menerima masukkan, menerima kritik, menerima nasehat menjadi kharam hukumnya, berdosa. Dosa terhadap terbongkarnya ketidakcapannya.
    Sebenarnya bukan demikian, niatkan saja mencari ilmu,ia harus belajar bagaimanana belajar mendengarkan.
    Kesialan selanjutnya mendikotomi kolega/bawahan dengan formula “like dan dislike “. Yang disukainya adalah kolega yang “sendiko dawuh.Yang tak disukainya adalah para “pengganggu” yang rajin member komentar. Efeknya dalam organisasi orang “Like” selalu diikutkan dalam panitia ini itu, golongan ‘dislike’ jadi penonton dan tumpahan “Sukurin luh..” , . Jangan, janganlah demikian…Dia seharusnya memaksimalkan semua potensi kolega, bunuh rasa “like dislike” karena perkara pribadi.
    Sumber kesalahan lainnya, Seringkali pemimpin tak mau transparan dalam keuangan, ini bahaya , sebab umumnya kekissruhan bersumber dari sini. Kecil awalnya lalu menggurita meremukkan organisasi .Untuk itu ,beritahukan saja cost berapa pengeluaran dan pemasukkan uang setiap hari jumat, ditempel di papan pengumuman biar semua kolega membacanya…terakhir saya ingin mengutip kata –kata almarhum Ebet Kadarusman “ADALAH BAIK MENJADI ORANG PENTING, NAMUN LEBIH PENTING LAGI ADALAH MENJADI ORANG BAIK..”
    Agus Mahandi,email : agusmahandi@gmail.com

    ReplyDelete
  3. Tugas 2 BM
    Nama : Winda Julianita
    Nim : MM1201011

    Kesalahan-Kesalahan Yang Sering Dilakukan Oleh Para Pemimpin

    Sebagai manusia biasa, Pemimpinpun seringkali melakukan kesalahan, berikut merupakan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh para pemimpin:

    1.Tidak Mengkomunikasikan Visi Dengan Jelas

    Seorang pemimpin terkadang lupa untuk mengkomunikasikan visi dengan jelas sehingga pada akhirnya para anggota organisasi tidak menjalankan peran dan fungsinya dengan baik.

    2.Lambat Memberikan Umpan Balik

    Pemimpin seharusnya cepat tanggap terhadap segala hal yang terjadi didalam organisasi. Dalam hal ini, umpan balik merupakan hal yang sangat diperlukan.

    3.Terlalu ‘Lepas Tangan’
    Bagaimanapun juga, organisasi harus dipantau dan dikontrol sepercaya apapun kita terhadap anggota organisasi.

    4.Tidak Mendelegasikan
    Banyak pemimpin enggan untuk mendelegasikan tugas yang sebenarnya sangat mungkin untuk dikerjakan oleh orang lain sehingga pemimpin tersebut tidak mempunyai banyak waktu untuk memikirkan lebih jauh mengenai perkembangan organisasi.

    5.Bersikap Otoriter
    Pemimpin yang otoriter, menggunakan seluruh kekuasaannya dalam pengambilan keputusan. Ia tidak akan mendengarkan saran maupun masukan dari anggotanya sehingga baginya, rapat atau musyawarah adalah hal yang sia-sia.

    ReplyDelete
  4. TUGAS 2 BM
    INDAH ADHIARINI SUKMA
    MM1201021

    Beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemimpin adalah....

    1.tidak peka
    terlalu cuek dengan kondisi di sekitar sehingga tidak tahu permasalahan yang sedang terjadi.

    2.tidak memberi kesempatan
    selau beranggapan bahwa orang-orang di sekitarnya tidak lebihh pintar darinya dan sering tidak memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengerjakannya,hanya nyaman bekerja sendiri.

    3.kurang inovasi
    cenderung menerapkan aturan-aturan 'jadul' yang belum tentu sesuai dengan kondisi sekitarnya hal ini hanya akan membuat suasana kerja serasa monoton.

    4.punishment dan rewards
    tidak memberikan punishment pada mereka yang melanggar agar timbul efek jera dan tidak memberikan rewards bagi mereka yang berprestasi sebagai motivasi untuk jadi lebih baik.

    mari belajar untuk menghindari hal-hal tersebut.....

    ReplyDelete
  5. TUGAS 2 BM
    INDAH ADHIARINI SUKMA
    MM1201021

    Beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemimpin adalah....

    1.tidak peka
    terlalu cuek dengan kondisi di sekitar sehingga tidak tahu permasalahan yang sedang terjadi.

    2.tidak memberi kesempatan
    selau beranggapan bahwa orang-orang di sekitarnya tidak lebihh pintar darinya dan sering tidak memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengerjakannya,hanya nyaman bekerja sendiri.

    3.kurang inovasi
    cenderung menerapkan aturan-aturan 'jadul' yang belum tentu sesuai dengan kondisi sekitarnya hal ini hanya akan membuat suasana kerja serasa monoton.

    4.punishment dan rewards
    tidak memberikan punishment pada mereka yang melanggar agar timbul efek jera dan tidak memberikan rewards bagi mereka yang berprestasi sebagai motivasi untuk jadi lebih baik.

    mari belajar untuk menghindari hal-hal tersebut.....

    ReplyDelete
  6. by Federik Akbar N. A. (MM1201038)/ (P2CC12014)

    Melanjutkan tema kepemimpinan dalam tugas ini.
    Kesalahan.. ..adalah sebuah lawan kata dari kebenaran.
    Naaahh.. .dari segi itulah sosok penilaian seorang pemimpin.
    dalam hal ini saya berusaha mengambil kesimpulan dari hal apa saja yang saya jumpai, baik pengamatan ataupun pengalaman.
    Kesalahan yang dilakukan seorang pemimpin adalah dari cara pandang pemimpin itu sendiri, yaitu :
    - merasakan apa yang dia lihat
    - tidak melihat apa yang dia rasakan
    Dari hal tersebut diatas, dapat dilihat bahwa dia belum siap menjadi seorang pemimpin, dia tidak kritis dalam berpikir, sehingga dia tidak Jenius dalam memberi keputusan.
    terima kasih
    salam SUKSES

    ReplyDelete
  7. Tugas 2 MM Angkatan 31: Kesalahan Pemimpin
    Nama : RATRI DITA MURNIASIH

    Menjadi pemimpin dalam untuk diri sendiri, organisasi maupun perusahaan tentulah bukan hal yang mudah, memegang tugas besar akan tanggung jawab seorang pimpinan terhadap bawahan dan tidak semua orang bisa menjadi pimpinan, segala sesuatu yang dilakukan pimpinan selalu jadi panutan bawahan. Tidak sedikit pimpinan yang gagal dalam menjalankan tugasnya. Bahkan ada pula pimpinan yang tidak disenangi oleh bawahannya karena memiliki kebijakan yang salah.
    Kesalahan yang sering dilakukan pemimpin menurut pengalaman saya yaitu :
    1. Tidak Fokus : Menjadi seorang pemimpin tentunya harus bersikap fokus akan tanggung jawab terhadap pekerjaan, berkontribusi dalam memberikan arah tujuan perusahaan yang baik, dan lebih mementingkan prioritas utama dengan prioritas pribadi. Banyak pemimpin yang tidak bisa memisahkan persoalan pribadi atau lebih mengutamakan kepentingan pribadinya.
    2. Kurangnya komunikasi
    3. Tidak Mempunyai Visi, Misi, Tujuan dan Strategi
    4. Mengangkat seseorang bukan berdasarkan kemampuan yang mereka miliki, tetapi karena ada kepentingan bisnis.
    5. Pemimpin selalu menganggap ide dan gagasan nya selalu benar, dan tidak mendengarkan orang lain.
    6. Pemimpin kurang berfikir kritis : Selalu mengambil keputusan sendiri tanpa mempertimbangkan atau menganalisis masalahnya terlebih dahulu.
    Pemimpin yang baik bukan mereka yang tidak pernah melakukan kesalahan tapi mereka yang pernah salah tapi menjadikan kesalahan kesalahan itu untuk menjadi lebih baik lagi. Untuk itu jangan pernah takut GAGAL.. karena KEGAGALAN adalah SUKSES yang tertunda.

    ReplyDelete
  8. Tugas 2 BM
    R. Yudi Gunawan
    MM1201025

    Salah satu kesalahan pemimpin adalah tidak mempersiapkan kaderisasi kepemimpinan dengan baik karena kaderisasi ini sangat penting baik bagi dirinya sendiri maupun bagi perusahaan. Masa jabatan pemimpin sangat terbatas karena seorang pemimpin suatu saat harus diganti apakah itu karena promosi yang lebih tinggi, mutasi jabatan, pengunduran diri atau bahkan karena kematian. Saya sangat yakin bahwa pemimpin yang sukses adalah orang yang telah mensukseskan orang lain. Seorang pemimpin harus melihat jauh kedepan, bagaimana agar perusahaan dapat bertahan dan terus berkembang karena ratusan bahkan mungkin ribuan karyawan dan keluarganya yang menggantungkan hidup dari hasil kerjanya di perusahaan. Jangan pernah takut kehilangan jabatan meskipun mempunyai anak buah yang rajin, pintar, cerdas, semangat, jujur dan sebagainya bahkan seharusnya bersyukur karena kita telah berhasil membimbing dan membina bawahan dengan baik yang suatu saat bisa menggantikan kita ketika ada promosi atau mutasi jabatan di perusahan.

    Banyak pemimpin yang tidak berkembang atau statis bahkan sudah tertinggal jauh oleh teman-teman seangkatannya yang kariernya sudah lebih baik hanya karena tidak mempersiapkan penggantinya sebagai akibat dari rasa ketakutan jabatannya diganti dan tidak suka berbagi ilmu dengan siapapun.

    Kesimpulan dari pembahasan diatas adalah :
    1. Buatlah orang-orang yang ada disekeliling kita menjadi orang yang sukses.
    2. Amalkan seluruh ilmu yang kita miliki untuk kepentingan orang banyak.
    3. Tidak ada yang kekal di dunia ini karena kekekalan hanyalah milik Allah Swt.
    4. Seberat apapun tugas seorang pemimpin apabla dilakukan secara bersama-sama dengan tim yang solid akan terasa ringan.

    Semoga bermanfaat dan salam sukses !

    ReplyDelete
  9. Deni Herlina WahyuniOctober 9, 2012 at 8:52 AM

    Nama : Deni Herlina Wahyuni
    Nim : P2CC11080 /P2CC12003
    MM Angkatan 31
    Kesalahan yang sering dilakukan oleh seorang pemimpin :
    1) Tidak mampu memberikan evaluasi dan koreksi dengan tepat kepada bawahan, hanya mampu menunjukan kesalahan tetapi tidak memberikan solusi sebagai upaya untuk bahan renungan agar bawahannya mampu mengatasi kelemahannya.
    2) “Lebih baik diam daripada menyinggung perasaan bawahan”
    Pandangan bahwa umur menentukan kedewasaan seseorang yang masih berpengaruh dalam masyarakat seringkali menyebabkan adanya perasaan “Tidak Enak Hati “ dan toleransi yang berlebihan kepada karyawan sehingga tidak adanya Punishment bagi karyawan yang melakukan kesalahan, akan menyebabkan ketidak nyamanan di lingkungan kerja.
    3) Melupakan peran utama Pemimpin
    Seorang pemimpin yang melupakan perannya untuk memimpin bawahannya dan hanya memberikan pengarahan saja tanpa ikut berperan serta.
    4) Tidak mampu menjadi seorang Delegator.
    Seorang pemimpin yang baik harus mampu mempercayai karyawannya utuk bertugas sesuai dengan pos-pos yang ada, tapi terkadang anggapan ( kalo bisa dikerjakan sendiri kenapa menyuruh orang lain) anggapan inilah yang mengurangi kemampuan seorang pemimpin untuk menjadi seorang delegator dalam mendelegasikan tugas ke karyawannya sesuai pos masing-masing.
    5) Tidak mampu memberikan rasa nyaman kepada bawahan
    Seorang pemimpin yang hanya memberikan perasaan pesimis terhadap bawahannya akan menimbulkan akibat yang berantai dianbtara bawahannya, anggapan bahwa energi positif mendatangkan hasil positif dan energi negatif mendatangkan hasil yang negatif akan menjadi sarana pembelajaran utama.
    Kesalahan utama yang sering terjadi adalah terbawanya perasaan negatif di antara karyawan karena merasa bvahwa hanya hal hal pesimis sajalah yang di harapkan, memandang segala bentuk keberhasilan kecil sebagai sarana yang jauh dari Goal. Akan menimbulkan persaaan yang memandang rendah kepada sang pemimpin itu sendiri.

    Kesuksesan sebuah usaha bisa dilacak dari pemimpinnya. Edwin H. Friedman mengatakan, "Kepemimpinan bisa dianggap sebagai kapasitas untuk menentukan diri sendiri dengan orang lain dengan cara yang jelas dan memperluas visi masa depan." Penting untuk mengenali apa yang positif dan efektif di masing-masing pemimpin, tapi juga penting untuk menyadari hambatan yang mungkin dihadapi. Kepemimpinan yang sukses berkembang dari waktu ke waktu, dan hanya bisa ditingkatkan dengan pengetahuaun bagaimana mendiagnosa dan memperlakukan pemimpin. (disadur dari : http://www.suaramedia.com/ekonomi-bisnis/strategi-bisnis.html)

    herlidnina@yahoo.com

    ReplyDelete
  10. suprih heryono, MM 1201036
    kesalahan Pemimpin:
    1. Tidak tau apa yang diinginkan/tidak menetapkan tujuan dengan jelas, hal ini akan mengakibatkan jalannya organisasi juga tidak terarah dengan baik.
    2.Tidak dapat berkomunikasi dengan baik kepada bawahannya, hal ini menyebabkan tidak nyambung antara kemauan pimpinan dengan apa yg dilakukan oleh staf/anggotanya.
    3.Arogan, arogansi pimpinan dapat menyebabkan ketidaknyamanan anggota/bawahannya sehingga produktivitas tidak akan maksimal.
    4.Kurang bisa berempati, hal ini dapat menjadikan kepemimpinan yg otoriter dan kurang manusiawi, yang hanya melihat bawahan sebagai alat untuk mencapai tujuannya semata.
    5.Tidak melakukan kontrol dan evaluasi dengan baik terhadap target atau tujuan yg
    hendak dicapai. evaluasi dan kontrol adalah dua aspek yg sangat penting. apabila seorang pemimpin tidak melakukan evaluasi dan kontrol maka akan sangat fatal akibatnya, karena seorang pemimpin harus mampu mengevaluasi serta mengontrol jalannya organisasi sekaligus mampu memberikan solusi terhadap kendala yg dihadapi.

    ReplyDelete
  11. Fahmi Fedi Ibrahim
    MM1201005

    Kesalahan Yang Sering Dilakukan Oleh Pemimpin.
    Seorang pemimpin bukanlah seorang manusia sempurna yang tak punya kekurangan dan luput dari kesalahan, berikut ini adalah beberapa kesalahan mendasar yang dimiliki oleh pemimpin :

    1.Sikap top-down (memerintah)
    Sikap top-down ini adalah akar dari segala hambatan kepemimpinan lainnya. Kalau kita memilikinya, sikap ini akan cenderung berujung pada kesombongan otokratis yang memerintah

    2.Mendahulukan pekerjaan administratif ketimbang urusan SDM.
    Maksudnya adalah di saat dia sudah berkuasa dan jabatanya semakin tinggi, dia akan kurang bergaul atau berteman dengan orang disekitarnya, dan prioritas utamanya adalah jabatanya dan harta, sehingga tidak menempatkan dirinya dengan orang terdekatnya. semakin besar peran kepemimpinannya, semakin penting tugas mengembangkan sumber daya manusianya

    3.Tak adanya penegasan
    Manusia membutuhkan pujian. Ketimbang keberuntungan serta ketenaran, pujian lebih memuaskan orang yang bekerja bersama.Sebuah pujian adalah obat yang suatu saat memberikan semangat untuk bekerja dan memotivasi diri untuk menjadi yang terbaik. Pemimpin dengan anggotanya harus saling memberikan dorongan untuk maju dan semangat.

    4.Kediktatoran dalam pengambilan keputusan
    Merasa dirinyalah yang paling pantas dalam menentukan arah , merasa pemimpinnya dan tahu yang terbaik. Seolah-olah kepemimpinan seperti ini lebih tahu mana keputusan yang paling baik dan merasa selalu benar

    5.Tidak fokus untuk masa depan
    Menciptakan visi dan arah menuju masa depan adalah salah satu tugas utama pemimpin. Sang pemimpin bertanggung jawab untuk memimpin dalam perencanaan untuk masa depan. Ia harus memimpin timnya dalam mengembangkan sasaran-sasaran organisasi, rencana-rencana, dan strategi yang mengalir dari maksud/tujuan yang jelas atau pernyataan visi.

    ReplyDelete
  12. Nama : Asih Budiningrum
    MM1201028

    Beberapa kesalahan yang dilakukan oleh pemimpin antara lain :
    1. Menganggap bawahan sudah mengerti tujuan organisasi
    Pemimpin harus memberikan penjelasan kepada bawahan tentang tujuan organisasi. Apabila hal tersebut tidak dilakukan maka bawahan dalam bekerja tidak tahu arahnya sehingga akan merugikan organisasi.
    2. Gagal meyakinkan bawahan tentang tujuan organisasi
    Pemimpin yang tidak mampu berkomunikasi dengan karyawan tentang harapan dan kinerja mengakibatkan mis-komunikasi sehingga hubungan pemimpin dan bawahan menjadi kurang harmonis.
    3. Tidak memberikan pelatihan kepada bawahan
    Kegiatan yang dilakukan monoton tanpa adanya peningkatan pengetahuan dan skill bagi karyawan dapat menyebabkan kejenuhan dan tidak memberikan semangat untuk berprestasi dalam bekerja.
    4. Tidak merekrut bawahan sesuai kebutuhan organisasi
    Kesalahan dalam proses staffing membuat organisasi tidak tepat memilih dan menempatkan karyawannya yang kapable pada waktu yang tepat sehingga dapat menimbulkan masalah internal organisasi.
    5. Menganggap bawahan hanya sebagai komoditi (faktor produksi), sehingga ketika mereka merasa tidak puas, bawahan akan mudah untuk meninggalkannya.

    ReplyDelete
  13. YOHANA ASTRI WARDANIOctober 10, 2012 at 8:38 AM

    Kesalahan pemimpin yang terjadi dari hasil pengamatan saya adalah sebagai berikut :

    1. Visi dan Misi yang Tidak Jelas
    Kemajuan sebuah perusahaan ditunjang oleh visi dan misi yang dibawa oleh pemimpinnya. Visi dan misi pemimpin yang tidak jelas hanya membuang biaya operasional yang tidak sebanding dengan laba yang diperoleh.

    2. Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan
    Wewenang dan jabatan kerap kali dijadikan tameng seorang pemimpin untuk melakukan hal-hal yang disukai. Padahal belum tentu hal tersebut ada kaitannya dengan kepentingan kantor. Contoh : seorang pemimpin menyuruh satpam kantornya untuk membersihkan halaman rumah padahal sudah ada pembantu rumah tangga.

    3. Emosi yang Kurang Matang
    Latar belakang diangkatnya seseorang menjadi pemimpin sangat beragam. Ada yang memang diunggulkan karena prestasi, namun ada juga diangkat karena faktor kedekatan dengan tim manajer. Pemimpin yang diangkat secara instan tidak dijamin apakah dia memiliki tingkat emosi yang matang dalam menghadapi masalah-masalah perusahaan. Apalagi bila dia belum memiliki pengalaman yang cukup. Hal ini tentunya akan mempengaruhi keputusan dan kebijakan yang akan dia ambil.

    4. Tingkat Intelektual dan Penguasaan Teknologi Kurang Memadai
    Pemimpin diwajibkan untuk memiliki dasar intelektual yang cukup memadai. Sehingga dia mampu merespons kondisi lingkungan bisnisnya dengan baik.
    Gaptek (gagap teknologi) sering disebut sebagai penghambat seorang pemimpin dalam mengembangkan usahanya. Bisa dibayangkan jika ada seorang pemimpin yang tidak mampu mengoperasikan laptop atau blackberry. Hal ini tentunya akan menghambat perkembangan komunikasinya dengan dunia luar.

    5. Kurang Bijaksana
    Kerap kali kita temui pola perilaku pemimping yang kurang bijaksana. Dia menilai suatu kejadian hanya dari orang-orang yang dekat dengannya. Padahal belum tentu statement yang dilontarkan orang kepercayaan benar adanya. Hal tersebut mengakibatkan pengambilan keputusan yang tidak obyektif.

    ReplyDelete
  14. Lucyani Syach PutriOctober 10, 2012 at 9:18 AM

    TUGAS 2 BM
    ANGKATAN 31
    NAMA : LUCYANI SYACH PUTRI
    NIM : P2CC12019

    Kesalahan yang sering dilakukan oleh pemimpin:

    1.Tidak adanya komunikasi yang baik.
    sering sekali saya alami dan melihat,pemim
    pin tidak mau mengerti bawahan,asal perintah
    dan merasa dirinya benar.

    2.Selalu menyalahkan.
    pemimpin merasa mempunyai banyak pengalaman
    dan bawahan merasa tertekan.

    3.Tidak menghargai pendapat/masukan.
    pemimpin mempunyai ide sendiri dalam memim
    pin,bawahan mempunyai pendapat yang mungkin
    bisa jadi solusi majunya perusahaan, tidak
    pernah didengar dan ditampung oleh pemim
    pin.

    4.Tidak komitmen.
    pemimpin merasa semua pekerjaan bukanlah
    urusannya,selalu diserahkan bawahan.

    5.Tidak mau belajar dari kesalahan.
    pemimpin pasti ada melakukan kesalahan dalam
    bertindak dan kesalahan biasanya dilempar
    ke bawahan serta pemimpin tidak mau mem
    perbaiki kesalahan.

    ReplyDelete
  15. nur ariawanti prasetyaningsihOctober 10, 2012 at 8:11 PM

    TUGAS 2 BM
    Nur Ariawanti Prasetyaningsih
    P2CC 12 002
    MM angkatan 31

    KESALAHAN YANG SERING DILAKUKAN OLEH PEMIMPIN

    1. Tidak memberi teladan
    Seorang pemimpin sering lupa bahwa menjabarkan konsep tentang kedisiplinan, kepatuhan pada prosedur dan kejujuran pada anak buah harus didahului dengan memberikan contoh.

    2. Tidak mengembangkan anak buah
    sebuah organisasi akan berkembang baik bila pelakunya terus mengembangkan diri melalui proses belajar yang berkelanjutan. Banyak pemimpin tidak mau mengembangkan anak buahnya karena tidak percaya diri menghadapi persaingan

    3. Arogan dan mendengar hanya dari satu sisi
    kecenderungan ini mengakibatkan pemimpin tidak mampu membuat keputusan terbaik dan kehilangan kesempatan untuk mengenali banyak sisi informasi

    4. Kekacauan komunikasi
    pemimpin tidak mampu menjabarkan secara gamblang apa yang menjadi visinya, tidak memberi arahan yang jelas dan terarah sehingga anak buah tidak mengetahui secara lengkap dan detail tentang tujuan organisasi dan tugas yang harus dilaksanakannya. Kekacauan komunikasi ini juga menyebabkan pemimpin gagal memasarkan gagasannya sehingga tidak mampu mewujudkan ide-idenya.

    5. Tidak melakukan regenerasi
    Banyak pemimpin hebat yang sukses tanpa pengganti. Perusahaan dan organisasi hebat yang dibangunnya perlahan menyurut karena tidak ada orang lain yang mampu melakukan hal yang sama seperti yang dulu dilakukannya. seorang pemimpin yang visioner tidak hanya mempunyai gambaran seperti apa organisasi yang dipimpinnya namun harus juga berpikir bagaimana kelanjutan organisasi setelah dia tidak lagi berada disana. Sehingga dia membangun sebuah sistem yang memungkinkan siapapun bisa berkembang dan melakukan kepemimpinan sebaik dirinya.

    ReplyDelete
  16. Dwesthi Suhascaryo P2CC12015October 10, 2012 at 8:39 PM

    Dwesthi Suhascaryo
    P2CC12015

    Kesalahan pemimpin
    1. tidak mampu beradaptasi dengan organisasi terutama untuk pemimpin yang baru masuk ke organisasi yang sudah eksis.
    2. terlalu otoriter akibatnya anggota organisasi akan tertekan menjalankan sesuatu dengan terpaksa, ataupun terlalu lunak akibatnya organisasi bisa liar, menjalankan sesuatu dengan semaunya sendiri.
    3. terlalu mengandalkan email untuk menyampaikan sesuatu.
    4. melakukan komunikasi hanya ke 1 level dibawahnya.
    5. tidak mengenal anggota organisasi, secara tanggung jawab maupun secara pribadi.
    6. membuat kelompok/group informal yang terdiri dari beberapa anggota organisasi formal, namun bisa mempengaruhi obyektivitas pemimpin dalan mengambil keputusan dalam organisasi.
    7. bermain aman, tidak berani mengambil risiko dengan melakukan hal2 di luar pola.
    8. bereaksi berlebihan ketika ada komplain mengenai organisasi yang dipimpin, tanpa menelusuri dulu masalahnya.
    9. kurang monitor, kontrol, dan tidak menjalankan reward and punishment secara tegas dan konsekuen.
    10. tidak mau tahu kondisi dan permasalahan yang sedang terjadi ketika memberikan suatu instruksi atau target. Selalu muncul kalimat “saya nggak mau tahu, pokoknya harus………”

    ReplyDelete
  17. TUGAS BM 2
    NAMA : ALFIZI
    NIM : P2CC12008
    MM ANGKATAN 31

    Dalam dunia kerja baik di pemerintahan dan perusahaan banyak pemimpin-pemimpin lupa akan tanggungjawabnya, mereka sering melakukan kesalahan-kesalahan yang mereka sendiri tidak sadar apa yang telah dilakukan.
    Kesalahan pemimpin yang sering dilakukan diantaranya :

    1. Kurangnya controling terhadap bawahan.

    2. Mendewakan jabatan/kekuasaan artinnya pemimpin lupa akan tanggungjawabnya sebagai pemimpin sehingga ia semena-mena terhadap bawahan, dan semua tanggungjawab pekerjaan sepenuhnya diberikan kepada bawahan.

    3. Kurang menghargai waktu.

    4. Tidak berani mengambil keputusan

    alfizi1@gmail.com

    ReplyDelete
  18. Tugas 2 BM
    NAMA : TEGUH RIYANTO
    NIM : P2CC12009
    MM ANGKATAN 31

    "Kesalahan yang sering dilakukan oleh pemimpin"

    Pemimpin merupakan suatu jabatan/pekerjaan yang mulia apabila dijalankan sesuai norma-norma aturan yang berlaku serta dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
    Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pemimpin diantaranya:

    1. Tidak mempunyai Visi dan Misi yang jelas

    Kita ketahui bersama pemimpin adalah ibarat nahkoda kapal,sehingga akan membawa kemana kapal berlabuh,dan apabila tidak mempunyai visi dan misi yang jelas akan menyebabkan kapal tidak mempunyai arah bahkan akan tenggelam, demikian juga sama halnya dengan organisasi/perusahaan apabila dipimpin oleh pemimpin yang tidak punya visi dan misi yang jelas akan jatuh juga

    2.Kurang Peka terhadap aspirasi bawahan

    Ada kalanya seorang pemimpin bersifat apatis terhadap keluhan bawahannya berupa kritik dan syaran-syaran yang membangun sehingga tercipta iklim kerja yang kurang harmonis

    3. Sikap Egoisme dalam mengambil keputusan

    Seringkali pemimpin mengambil keputusan sepihak tanpa dipertimbangkan dan konsultasi dengan bawahannya sehingga menghasilkan sesuatu yang kurang memuaskan semua pihak

    4. Kurang mau meningkatkan Wawasan pengetahuan bawahannya(skill/intelektualisme)

    Pemimpin seringkali enggan mau meningkatkan pengetahuan/skill bawahannya dengan pelatihan-pelatihan/diklat dengan alasan faktor keuangan

    5.Tidak bisa menjaga hubungan baik dengan temen kerja maupun bawahan (Bad Relationship)

    6. Perekrutan anggauta/karyawan tidak objectiv(Nepotisme)

    7. Menggunakan fasilitas organisasi/perusahaan untuk kepentingan pribadi

    Demikian sekiranya beberapa hal kesalahan yang sering dilakukan oleh pemimpin
    Terimakasih atas perhatiannya

    Wassalamu'alaikum WR.WB

    tgh_dr@yahoo.co.id

    ReplyDelete
  19. TUGAS 2 BM
    Nama: Dedi Adnan Fauzi
    Nim : P2CC12004

    Kesalahan-kesalahan pemimpin :
    Jika saya jabarkan semuanya mungkin terlalu banyak kesalahan-kesalahan pemimpin yang mungkin banyak dilakaukan. Namun disini saya akan mengemukakan kesalahan dasar para pemimpin yang terjadi saat ini.

    Kesalahan mendasar nya adalah bahwa kebanyakan pemimpin tidak memiliki atau tidak menjalani tugas dengan niat yang baik dan hati yang ikhlas. Dari 1 point itulah akan banyak sekali berkembang sifat-sifat pemimpin yang membuat kepemimpinannya menjadi gagal.

    Ketika pemimpin tidak melakukan kepemimpinan dengan hati yang jernih maka segala tindakan yang dia lakukan hanyalah kesia-sia an belaka. Walaupun secara kasat mata pemimpin itu melakukan hal yang baik namun dibalik itu semua pasti ada sesuatu hal yang menguntungkan pribadi pemimpin itu sendiri.

    ReplyDelete
  20. Dwi Rahardjo P2CC12005October 11, 2012 at 7:09 AM

    Tugas 2 BM
    DWI RAHARDJO
    P2CC12005

    kesalahan pemimpin :
    1. Tidak amanah
    2. Tidak Jujur
    3. Egois
    4. Mengedepankan kepentingan pribadi
    5. Organisasi hanya sebagai pijakan untuk naik ke atas
    6. Kurang rasa memiliki organisasi
    7. Latar belakang pendidikan kurang sesuai

    ReplyDelete
  21. Adi Putra Eka Prasetyanto P2CC12013October 11, 2012 at 8:25 AM

    Tugas II BM
    Adi Putra Eka Prasetyanto
    P2CC12013
    Kesalahan yang sering dilakukan oleh pemimpin antara lain adalah :
    1. Kurang jelas dalam memberikan sebuah perintah kepada pekerja sehingga tidak bisa dimengerti dan dipahami oleh pekerja karena kurangnya komunikasi.
    2. Beranggapan bahwa dirinya yang paling benar dalam mengambil keputusan maupun dalam menuangkan sebuah ide sehingga tidak mau mendengarkan masukan atau informasi dari pekerja atau dari pihak luar.
    3. Tidak bisa memberikan solusi ketika pekerja mengalami suatu kesulitan.
    4. Tidak mau berbagi pengalaman dan pengetahuan bagaiman cara menyelesaikan suatu masalah dalam pekerjaan.
    5. Membiarkan bawahan bekerja sendiri tanpa adanya arahan yang pasti.
    6. Kurang rasa peduli terhadap pekerja dan memperlakukan pekerja sebagai komoditi.
    7. Tidak mau menjelaskan kembali apa yang menjadi tujuan awal, bagaimana langkah-langkah yang harus diambil serta strategi apa yang digunakan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditentukan.
    8. Memberikan suatu tugas yang tidak mampu dikerjakan oleh pekerja, sekeras apapun mereka mengerjakan tugas yang diberikan tapi tetap tidak mampu menyelesaikannya karena keterbatasan kemampuan.

    ReplyDelete
  22. Tugas 2 BM
    Nama : Juhartono
    NIM : MM1201033

    Kesalahan yang sering dilakukan oleh pemimpin.
    1.Tidak menghargai orang lain terutama bawahan
    Pengahargaan adalah sebagai bentuk memberikan pengakuan kepada orang lain atas prestasi atau usaha atau kerja yang dicapai seseorang. Bahwa pengahargaan kepada orang lain adalah bagian untuk meningktakan motivasi atau menjaga motivasi kepada bawahan. Dengan tidak melakukan hal tersebut dapat mengakibat turunnya motivasi bawahan, yang bisa berdampak terhadap penurunan prestasi kerja.

    2.Egois terhadap ide-idenya.
    Memaksakan ide adalah bagian meng”kebiri” ide –ide dari team kerja. Padahal ide-ide tersebut bisa sangat variatif dan bisa memberikan banyak perubahan ke arah perbaikan bagi organisasi. Dan juga dengan memaksakan ide-ide pribadi bisa jadi akan mengalami kesulitan di dalam implementasi ke realita. Bisa jadi egois terhadap ide-ide pribadi bisa menyebabkan ketidak percayaan diri di tim. Hal ini akan berdampaka kepada ketidak beranian jajaran bawahan untuk mengambil keputusan, hal ini menjadi kan ketergantungan kepada pemimpin. Dan kondisi seperti ini tidak bagus untuk pengembangan people yang akan berdampak pada pengembangan organisasi.

    3.Meremehkan hasil kerja orang lain.
    Meremehkan hasil kerja adalah bagian penyebab matinya komunikasi antara managemen dengan tim dan tidak memberikan rasa bangga kepada tim yang dalam hal ini adalah sangat penting untuk aktivitas dalam bekerja. Tidak ada rasa bangga kepada yang dikerjakan berakibat kepada turunnya prestasi kerja.

    4.Merasa yang paling hebat
    Bahwa hal ini akan berdampak untuk tidak mau melakukan koreksi terhadap apa yang dilakukan, apakah sudah baik atau ada hal yang perlu di perbaiki. Kondisi ini bisa berdampak tidak mengetahui kondisi pesaing-pesaing yang akhirnya adalah menyebabkan organisasi atau perusahan tidak mampu bersaing dengan yang lain.

    5.Tidak melakukan pembimbingan kepada bawahan
    Kondisi tersebut akan menjadikan organisasi berjalan apa adanya. Pengarahan dan bimbingan yang diperlukan oleh tim untuk mensukseskan tujuan organisasi akan berjalan seperti “air mengalir”. Kebutuhan tim untuk mensukseskan oraganisasi tidak akan di ketahui dan hal ini berakibat tersendatnya hasil-hasil yang akan diperoleh.

    6.Terlalu detail teknis kepada urusan anak buah.
    Terlalu detail ke teknis didalam urusan detail yang dikerjakan oleh tim akan berdampak kepada melupakan hal-hal yang bersifat strategis yang sebenarnya adalah lebih penting dalam mengarahkan organisasi dalam mencapai target. Dan juga akan meyebabkan bawahan merasa tidak nyaman dalam melaksanakan tugas, yang berdampak ketergantungan dalam mengambil tindakan.

    7.Tidak melakukan selebrasi kesuksesan yang dicapai.
    Sukses adalah bagian proses dari keberhasilan yang selalu berkelanjutan dan tidak pernah ada seleseinya dan senantiasa harus dicapai. Untuk mencapai kesuksesan yang berikutnya perlu dijaga motivasi tim, dalam hal ini dilakukan selebrasi dalam rangka memberikan aprisiasi atas kesuksesan yang dicapai. Dengan demikian tim akan siap mencapai kesuksesan berikutnya. Jika tidak dilakukan dapat berdampak kepada tugas berikutnya untuk mencapai kesuksesan.

    ReplyDelete
  23. Tugas 2 BM
    Nama : Mindya Pramudita
    NIM : P2CC12027/ MM1201032

    Kesalahan Pemimpin menurut saya adalah sebagai berikut :
    1. Pemimpin yang tidak memiliki tujuan yang jelas.
    tujuan atau cita-cita merupakan salah satu arah yang digunakan untuk membuat sebuah kebijakan pemimpin.
    2. Pemimpin yang tidak dapat memotivasi diri sendiri atau bawahan.
    sikap positif dan motivasi seorang pemimpin sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    3. Pemimpin yang tidak dapat berkomunikasi dengan baik terhadap bawahan.
    Komunikasi adalah seni yang sulit untuk dikuasai, namun seorang pemimpin yang benar harus dapat menguasainya. sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima oleh setiap orang.
    4. Pemimpin yang terlalu "bossy".
    menjadi pemimpin seharusnya menjadi atasan yang dapat berbaur dengan bawahan atau tim yang dia pimpin supaya dapat tercapai tujuan yang di inginkan. sikap "bossy" membuat jarak antara anda dan bawahan semakin melebar.
    5. Pemimpin yang terlalu ramah dengan bawahan.
    sebagian orang akan lebih nyaman jika bekerjasama dengan seorang pemimpin yang ramah dan mudah bergaul dengan bawahan. namun dari sikap tersebut seorang pemimpin harus dapat memberi batasan yang jelas dalam pengambilan keputusan yang sulit, sehingga tidak membuat celah bagi seseorang yang mengambil keuntungan dalam kedekatan tersebut.
    6. Pemimpin yang tidak dapat menjadi contoh yang baik.
    Sikap seorang pemimpin haruslah menjadi contoh yang baik bagi bawahan atau anak buah.
    7. Pemimpin yang tidak bijaksana.
    menjadi seorang pemimpin harus bisa memahami bawahan dalam mengambil keputusan. dalam hal perekrutan anak buah atau anggota tim yang terburu-buru dapat mempengaruhi tim kerja yang lain.
    8. Pemimpin yang tidak bisa mengakui kesalahan.
    sudah tidak jaman lagi peraturan pertama "Pemimpin tidak pernah salah" dan di ikuti peraturan kedua " Apabila pemimpin melakukan kesalahan, lihat Pasal Pertama". mengakui kesalahan bukan menjatuhkan harga diri seseorang. namun sebaliknya malah membuat bawahan semakin hormat dan segan terhadap pemimpin yang dapat mengakui kesalahan.


    ReplyDelete
  24. Nama: Ari Setyaningtyas
    MM1201030
    Menurut saya pemimpin tidak ada yang salah. Yang salah adalah orang yang jadi pimpinan, baik pribadi maupun tindakannya. Pemimpin yang tidak dapat menjadi pemimpin pasti susah untuk mencapai kesuksesan. Kesalahan pemimpin adalah :
    1. menganggap dirinya paling benar apapun yang dilakukannya,
    2. tidak menganggap yang dipimpin sebagai asset yang butuh dihargai peran dan kontribusinya,
    3. tidak memberi kesempatan kepada bawahan untuk mengembangkan potensi diri,
    4. tidak ikut terjun dalam setiap kegiatan-kegiatan sehingga tidak tau sejauh mana tujuan sudah dicapai,
    5. pengawasan terhadap bawahan kurang,
    6. dan terlalu lunak kepada bawahan sehingga bawahan melaksanakan tugas semaunya sendiri.

    ReplyDelete
  25. Sri Yuniarti MM1201037
    KESALAHAN YANG SERING DILAKUKAN OLEH PEMIMPIN

    Secara sadar maupun tidak bayak pemimpin yang gagal dalam dalam memimpin suatu organisasi. Beberapa kesalahan yang dilakukan antara lain karena :
     Over convident terhadap kemampuan diri sendiri menganggap dirinya super hero.
     Tidak mau belajar dari kesalahan pemimpin yang terdahulu.
     Kurang menanusiakan stafnya, memarahi staf didepan umum / staf yang lain tanpa mengklairifikasi kesalahan terlebih dulu.
     Menyalah gunakan kewenangan dengan mencampur adukkan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan organisasi.
     Terlalu menekan bawahan untuk mencapai kesesuksesan pribadi.
     Egois tidak mau mendengarkan masukan dari orang lain.

    ReplyDelete
  26. Nama : HERY PURNOMO
    NIM : MM 1201035

    KESALAHAN YANG SERING DILAKUKAN OLEH PEMIMPIN

    1. Pemimpin yang LIKE DIS LIKE.
    Semua kebijakan atau tugas hanya di berikan pada orang-orang yang di senangi saja tanpa memandang anggota atau bawahan yang lain meskipun anggota atau bawahan yang lain lebih baik.
    2. Pemimpim yang kaku atau tidak luwes/ fleksibel
    Semua pemikiran nya hanya didasarkan pada keninginan dirinya saja tidak mau menerima pertimbangan dari pihak lain. Kebijakan yang diambil hanya berdasar dari orang-orang yang sedang dekat dengan dirinya saja.
    3.Pemimpin yang tidak mampu menjadi Role Model/” JARKONI”
    Semua tingkah laku, kata-katanya tidak mencerminkan figur yang patut ditiru. Atau dia hanya bisa mengajarkan telapi dirinya tidak bisa melakukan.
    4. Pemimpin yang tidak mempunyai jiwa pengorbanan
    Semua jenis kegiatan/ pekerjaan selalu dinilai dengan materi/ uang. Padahal kita tahu materi akan dengan sendirinya mengikuti kita kalau kita sudah mampu menyelesaikan tugas-tugas kita. Pemimpin harus mau berkorban baik waktu pemikiran dan material.
    5. Pemimpin yang tidak mau menghargai hasil karya anggota/ bawahan nya.
    6. Pemimpin yang gila hormat/ kekuasaan
    Pemimpin yang ditakuti oleh bawahan/ anak buah bukannya di segani. Semua bawahan/ anggotanya harus merunduk-runduk di hadapannya.
    7. Pemimpin yang peragu
    Segala keputusan yang diambil selalu tidak pasti banyak ragu-ragunya
    8. Pemimpin yang tidak mau ambil resiko
    Semua keputusan yang diambil pasti mengandung sebuah resiko

    ReplyDelete
  27. NAMA : HIMA BARIMA
    NIM : P2CC12007

    Menurut saya kesalahan yang sering dilakukan oleh seorang pemimpin adalah:

    1.Tidak memiliki kemampuan memimpin
    Modal utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah kemampuannya dalam memimpin. Jika dia tidak mampu memimpin, bagaimana mungkin dia bisa membawa perusahaannya menuju kesuksesan.

    2.Tidak memiliki visi dan misi perusahaan yang jelas
    Perusahaan yang baik harus memiliki visi dan misi yang jelas, karena dari situlah kita bisa menentukan tujuan perusahaan kita.

    3.Kurang bijaksana dalam mengambil keputusan
    Seorang pemimpin hendaknya bijaksana dalam mengambil keputusan dan sudah mempertimbangkan segala resikonya, jangan sampai keputusan tersebut merugikan karyawannya.

    4.Tidak mau mendengarkan saran oranglain (dalam hal ini karyawan)
    Seorang pemimpin hendaknya mau menyediakan telinganya untuk mendengarkan masukan atau saran dari karyawannya, jadi tidak hanya mau didengarkan saja.

    5.Tidak memiliki aturan yang jelas mengenai reward and punishment
    Seorang pemimpin harus memiliki aturan yang jelas mengenai reward and punishment. Reward untuk memacu karyawannya agar berprestasi, dan punishment untuk mendisiplinkan karyawannya.

    6.Menciptakan jarak yang terlalu jauh dengan karyawannya
    Menciptakan jarak yang terlalu jauh dengan karyawannya tentu membuat komunikasi dan hubungan yang buruk antara atasan dan bawahan.

    7.Menyalahgunakan jabatan dan kekuasaannya
    Seringkali seorang pemimpin menyalahgunakan jabatan dan kekuasaannya untuk kepentingan pribadi yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri, orang lain, dan tentu saja perusahaan.

    8.Emosional
    Seorang pemimpin yang emosional tentu bukan termasuk kriteria pemimpin yang baik

    ReplyDelete
  28. Nama: Anindito Sri Apsari
    Nim : P2CC12020

    Kesalahan Pemimpin

    Kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh seorang pemimpin biaanya adalah, antara laimn;
    - berperilaku tidak baik, misal sombong, arogan dan otoriter
    - memandang sebelah mata bawahannya
    - kurang mau mendengarkan keluhan atau kritikan bawahannya
    - kurang bisa membina hubungan dengan baik
    - terlalu memanfaatkan kebaikan atau talenta bawahannya.
    - kurang memberikan penghargaan/reward sesuai dengan kinerja bawahannya.

    ReplyDelete
  29. Nama : Handian Endang Kurniawati
    NIM : MM1202024
    “KESALAHAN YANG SERING DILAKUKAN PEMIMPIN”
    Dalam suatu organisasi kepemimpinan, seringkali kita menemui beberapa kesalahan yang dilakukan oleh seorang pemimpin. Kesalahan tersebut antara lain :
    1. Kurang memahami visi dan misi
    Terkadang pemimpin juga kurang memahami visi dan misi dalam suatu organisasi, disini biasanya dialami oleh seorang pemimpin yang diberi suatu jabatan dalam suatu struktur organisasi tertentu. Visi dan misi yang jelas ini juga harus dipahami oleh staf atau bawahannya, dan tugas seorang pemimpin lah yang harus dapat menjelaskan kepada staf atau bawahannya.
    2. Arogan, otoriter dan keras kepala
    Pemimpin seringkali terlalu arogan dan tidak mau mendengarakan saran dari staf atau bawahannya. Mereka malu dan lebih mementingkan gengsi apabila stafnya memberikan suatu saran, padahal mungkin juga saran inilah yng diperlukan dalam menghadapi permasalahan. Beberapa pemimpin juga terkadang menganggap stafnya adalah pembantu atau dalam bahasa kasar “budak”, yang posisinya jauh di bawahnya, sehingga semena-mena dalam mendelegasikan suatu tugas, tanpa memperhatikan kemampuan stafnya tersebut.
    3. Tidak bisa berkomunikasi dan berkerja sama
    Beberapa pemimpin tidak punya kemampuan ini, padahal komunikasi yang baik dibutuhkan untuk mewujudkan kerja sama yang baik antara seorang pemimpin dengan staf atau rekan kerjanya.
    4. Emosi yang tidak stabil
    Karena posisi yang dimiliki seorang pemimpin ini, terkadang pemimpin tidak dapat mengontrol emosinya. Contohnya, dalam mengahadapi suatu permasalahan, apa yang ada di pikirannya saat itu juga diluapkan, memarahi bawahannya dengan semena-mena, tanpa menyadari permasalahan yang terjadi dapat juga merupakan kesalahan atau ketidakberhasilan dirinya sendiri dalam menjalankan proses kepemimpinan.
    5. Tidak memahami dengan baik tugas dari jabatan struktural yang dimiliki
    Seringkali pemimpin atau dalam hal ini seorang yang memiliki jabatan tertentu dalam suatu organisasi atau pekerjaan tidak mempunyai atau menguasai pekerjaannya tersebut. Beliau dipilih dalam jabatan itu karena factor usia atau bisa juga karena terdapat koneksi dalam perusahaan tersebut.

    ReplyDelete
  30. Anggi Wahyu Dwi Laksono
    MM1201022

    seorang pemimpin merupakan merupakan salahsatu faktor penentu dari sebuah keberhasilan organisasi. pemimpin yang baik akan membawa sebuah organisasi kearah positive(baik) begitu pula sebaliknya. dari hasil pengamatan dan pengalaman saya kesalahan - kesalahan yang dilakukan seorang pemimpin sangat mempengaruhi kinerja organisasi kesalahan-kesalahan tersebut diantaranya
    1. Arogan
    disini pemimpin bersikap tangan besi tanpa memikirkan kemampuan dan potensi sebuah organisasi
    2. Tidak bisa mengambil keputusan
    seharusnya pemimpin menjadi panutan bagi organisasi dalam segi kebijakan dan pengambilan keputusan namun apabiala pemimpin tidak berani mengambil resiko dalam proses pengambilan keputusan akan mengakibatkan tingkat kepercayaan dan kridibilitas pemimpin diragukan
    3. Tidak mengetahui Job Desk Organisasi
    kebanyakan pemimpin hanya bisa memerintah tanpa memberikan pengarahan dan pelatihan kepada karyawan. dalam kasus ini pemimpin tidak bisa mengetahui sebuah kebenaran kinerja dari organisasi karena pemimpin hanya buisa melihat dari pandangan empiris saja

    selain ketiga hal krusial tadi terdapat kesalahan2 humanis yang sering dilakukan seorang pemimpin karena terkadan seorang pemimpin tidak memiliki kompetensi, skil, keahlian komunikasi dan managemen sebagai seorang pemimpin. seyogyanya seorang pemimpin senantiasa membuka ilmu pengetahuan dan informasi berkaitan managemen organisasi.

    sebagai rekomendasi seorang pemimpin dapat menempuh jenjang pendidikan s2 di Universitas Jenderal Soedirman Program Study Magister Management.. Terimaksih

    ReplyDelete
  31. FARIDA RAKHMADANI HASIBUAN
    MM 1201012

    KESALAHAN – KESALAHAN YANG SERING DILAKUKAN PEMIMPIN

    1. Tidak bisa dijadikan sebagai panutan
    Sosok pimpinan sebagai panutan tidak dapat dipungkiri masih sangat mempengaruhi sikap, perilaku, pola kerja dan secara tidak langsung pada akhirnya akan menentukan tercapai atau tidaknya tujuan organisasi.

    2. Tidak dapat menentukan skala prioritas
    3. Tidak mengenal bawahan
    Tidak mengenal atau mengatahui potensi dan juga karakter serta watak bawahan, sehingga tidak dapat memanfaatkan secara optimal potensi sumber daya yang dimiliki (termasuk juga tidak dapat memprediksi hambatan-hambatan yang akan timbul karena karakteristik sumber daya manusia yang beragam).

    4. Tidak mendelegasikan wewenang
    - Tidak ada pembagian tugas yang jelas kepada bawahan
    - Tidak mempercayai kemampuan bawahan

    ReplyDelete
  32. Nama : SUPRIYANTI
    NIM : MM1201042

    Berdasarkan pengalaman saya bekerja selama 10 tahun lebih di salah satu perusahaan swasta PMA. Menurut pendapat saya seorang pemimpin bagaimanapun kebijakan ataupun keputusan yang di ambil baik itu salah atau pun benar harus tetap di hargai dan di ikuti oleh bawahannya, karena jika tidak hirarki alur kerja tidak dapat berjalan lancar. Adapun kesalahan yang sering di lakukan pemimpin menurut saya adalah :
    1. Tidak memahami lapangan
    Situasi dan kondisi yang ada di lapangan sering kali berbeda jauh dengan apa yang ada di pikiran seorang pemimpin, terkadang seorang pemimpin hanya mengedepankan teori dan tidak mempertimbangkan hambatan dan kendala yang di temui bawahan di lapangan.
    2. Menganggap bawahan adalah mesin yang sempurna
    Terkadang seorang pemimpin itu lupa bahwa bawahan itu adalah seorang manusia yang mempunyai keterbatasan dan tingkat kealpaan yang tidak dapat mengerjakan semua tugas dengan sempurna. Instruksi kerja yang berlebihan dan menuntut untuk selesai dalam jangka waktu yang di luar batas kemampuan adalah salah satu hal yang paling menyulitkan bawahan. Mungkin secara singkat bahasa jawa saya bisa simpulkan seorang pemimpin harus bisa “ngewongke wong”.
    3. Kurang mengenal karakter dan pribadi bawahan
    Masing-masing orang mempunyai karakter dan sifat pribadi sendiri-sendiri, ada yang teramat sangat unik dan perlu penanganan khusus. Pribadi yang kurang bagus belum tentu seseorang yang tidak dapat bekerja dengan baik. Namun jika seorang pemimpin dapat mengkondisikan diri dengan mencari cara untuk mengatasinya, pekerjaan tidak akan terganggu.
    4. Pilih kasih
    Hal ini sangat sensitif di kalangan bawahan, karena jika salah satu di anak emas kan, atau terdapat pembedaan yang sangan menonjol diantara sesama bawahan, akan mengurangi kenyamanan bekerja dan menurunkan semangat karena muncul sifat iri, dengki, curiga dan sebagainya.
    5. Tidak mampu memanagemen waktu dengan baik
    Tugas dan tanggungjawab kerja seorang pemimpin tertumpu pada managemen waktu, baik itu perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, menganalisa laporan, dan lain sebagainya. Jika seorang pemimpin tidak dapat mengatur waktu nya dengan baik, dia tidak dapat mengkondisikan lingkungan pekerjaan dengan baik dan memcapai target yang di harapkan oleh perusahaan.

    ReplyDelete
  33. Nama: Abdul Aziz
    Nim: MM1201013

    "Kesalahan seorang pemimpin"
    1. tidak mempunyai konseptual yang matang dibidangnya
    2. gaya kepemimpinan yang otoriter
    3. mengutamakan hak daripada kewajiban
    4. merasa paling pintar sehingga tidak mau mengembangkan diri atau belajar
    5. kurang aktif membuka jaringan
    6. visi dan misi yang ditetapkan tidak ada standar waktu
    7. gaya komunikasi yang kurang efektif

    ReplyDelete
  34. Nama : Resty Pirestia
    NIM : MM1202016

    ada beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan oleh seorang pemimpin dalam melaksanakan tugasnya yaitu :

    1.Kurangnya komunikasi antara pimpinan dan bawahan yang menyebabkan kurang tersampaikannya informasi dari pimpinan kepada staf.
    2.Sikap egois yang dimiliki pemimpin karena merasa diri paling benar dalam setiap pengambilan keputusan karena jabatannya, padahal belum tentu keputusan yang dibuat tepat sasaran.
    3.Halo Effect, yaitu suka tidak suka kepada seseorang karena sifat seseorang tersebut padahal ada kemungkinan seseorang tersebut memiliki kinerja yang baik.
    4.Tinggi atau rendahnya tingkat kreativitas pimpinan dalam menciptakan suasana lingkungan kerja yang baik.
    5.Kurangnya kejelasan pemimpin dalam memberikan perintah.
    6.Kurangnya pemberian penghargaan, teguran, maupun pujian.
    7.Kurangnya kesediaan pemimpin dalam memberikan bimbingan, pengarahan, maupun contoh-contoh kepada bawahan.

    ReplyDelete
  35. Nama : Nawangsari Retno Sayekti
    NIM : MM 1201034

    "Kesalahan Pemimpin"
    1. Berpikir dirinya adalah pemimpin dimana
    kekuasaan, pengaruh dan lingkungan adalah
    kepunyaannya.
    2. Memberikan prioritas kepada keluarga,
    kerabat dan orang-orang dekatnya dalam
    segala kesempatan.
    3. Menganggap bawahan/anak buah adalah pekerja
    dan pembantu yang bekerja untuknya.
    4. Menganggap hasil kerja bawahan memang sudah
    sebagaimana mestinya sehingga tidak perlu
    memberikan penghargaan.
    5. Membiarkan kompetisi tidak sehat diantara
    bawahan asalkan tujuan dapat tercapai.

    ReplyDelete
  36. TOLIBUL MA`RUF MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTOOctober 13, 2012 at 8:35 AM

    KESALAHAN YANG SERING DILAKUKAN OLEH PARA PEMIMPIN

    Di bawah ini saya sampaikan beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh seorang pemimpin, diantaranya :
    1. Menggunakan fasilitas jabatan untuk kepentingan pribadi.
    Sering kita melihat mobil dinas yang seharusnya digunakan untuk memperlancar pekerjaan dalam menjalankan tugas digunakan untuk kepentingan pribadi dan keluarga.
    2. Tidak peka terhadap penderitaan rakyat
    Menjadi pemimpin diartikan suatu cara mendapatkan kekayaan sebanyak-banyaknya dan fasilitas yang berlebihan dengan menggunakan uang negara. Dimana rakyat terjepit dan menjerit meratapi penderitaan, para pemimpin berfoya-foya menghambur-hamburkan uang negara untuk mengadakan kunjungan ke luar negeri sambil bertamasya.
    3. Alergi terhadap kritik dan saran
    Kritik memang pahit dan pedas tetapi kalau kita ingin maju dan berkembang menjadi seorang pemimpin yang matang hendaknya kritik menjadi pemicu untuk memperbaiki diri bukan sebaliknya mencari beribu-ribu alasan untuk melakukan pembelaan diri dalam mencari pembenaran terhadap tindakan yang telah dilakukan.
    4. Tidak Amanah dan tidak jujur
    Banyak sekali para pemimpin yang setelah berakhirnya masa jabatan atau masih menjabat harus berurusan dengan hukum dan berakhir menginap di hotel prodeo sebutan yang keren untuk sebuah penjara karena tidak amanah dalam menjalankan tugas, memperkaya diri sendiri dengan memanfaatkan jabatan dan tidak jujur dalam mengelola keuangan negara. Bukan rahasia umum lagi apabila ada dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat tidak pernah genap dan utuh sesuai peruntukannya karena sudah disunat disana-sini dari tingkat pusat sampai tingkat daerah. Memang benar dana sudah dikucurkan kepada rakyat tetapi karena jumlahnya sudah dikurangi maka hasilnya tidak maksimal bahkan di bawah standar yang ditentukan. Jangan heran kalau jalan yang baru dibangun sudah mulai berlubang, jangan heran kalau jembatan yang baru dibangun sudah runtuh, dan jangan heran kalau bangunan yang baru didirikan sudah retak-retak disana-sini yang kadang menimbulkan bencana karena roboh dan menimpa orang yang berada di dalamnya.
    Belum lagi kalau kita melihat peradilan di Indonesia dimana banyak sekali kita jumpai penyimpangan dan konspirasi hukum yang melibatkan para pejabat negara.Bagi para pencuri sendal jepit,kakao,dan kayu bakar dengan mudahnya para penegak hukum menjatuhkan hukuman tetapi bagi para koruptor kelas kakap yang merugikan negara ratusan milyar para penegak hukum seolah-olah sangat susah menjamahnya apalagi untuk melakukan penegakan hukum yang bisa memberikan rasa keadilan bagi seluruh rakyat.
    Demikian yang sekelumit ini mudah-mudahan bisa menjadi renungan kita bersama.....Amin.

    ReplyDelete
  37. RINA HADIANI
    P2CC12010

    Berdasarkan pengalaman pribadi saya, terdapat beberapa perilaku kurang terpuji yang seringkali dilakukan oleh para pimpinan, antara lain:
    1. arogan
    sifat dan sikap sok (sok penting, sok berkuasa, sok tahu, sok paling benar) dan merasa bahwa ditakuti sama dengan dihormati
    2. mencampuradukkan masalah
    membawa persoalan rumah tangga atau perihal pribadi lainnya ke dalam pekerjaan sehingga mempengaruhi suasana kantor menjadi tidak kondusif (bad mood)
    3. menyalahgunakan wewenang
    lebih spesifik pada perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan atasan pria pada bawahan wanitanya dengan alasan urusan kantor
    4. cuci tangan
    hanya mau tahu hasil tanpa mempedulikan proses tentang bagaimana suatu tugas dijalankan, apabila terdapat kesalahan langsung angkat tangan dan tunjuk anak buah sebagai penerima sanksi

    ReplyDelete
  38. PAHRUROJI
    NIM

    1. Menganggap Jabatan pimpinan merupakan
    Prestice semata,
    2. Kurang peka terhadap lingkungan kerja
    3. Kurang Inovatif
    4. Kaku tidak fleksibel
    5. Sering melempar tanggungjawab kepada
    bawahan
    6. Kurang tanggap dalam mencari solusi
    permasalahan

    ReplyDelete
  39. KESALAHAN-KESALAHAN PEMIMPIN

    1. Terlalu mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya
    Rata-rata pemimpin-pemimpin sekarang setelah menjadi pemimpin lebih mementingkan kepentingan pribadi dan golongan saja, sehingga golongan yang lain tidak respek terhadap apa yang diprogramkan, walaupun sebenarnya program itu bagus. Seharusnya, ketika sudah menjadi pemimpin harus merangkul semua elemen masyarakat dan golongan lainnya, walaupun pada saat pemilihan bersebrangan. Sehingga semua elemen dapat merasakan dari buah kepemimpinan yang tidak membeda-bedakan antar satu dengan yang lain.
    2. Lebih mengedepankan logika dari pada hati nurani dalam mengambil keputusan
    Manusia berdasarkan fitrahnya adalah ingin selalu berbuat baik untuk dirinya dan orang lain. Untuk itu kalau dalam melakukan sesuatu atau mengambil keputusan harus sesuai dengan norma kebenaran dan hati nurani.
    3. Kurangnya kontrol (pengawasan) secara kontinyu terhadap apa yang sudah diprogramkan dan ditugaskan.
    4. Meninggalkan kaidah-kaidah agama
    5. Terlalu mengedepankan birokrasi dan administrasi daripada Sumber Daya Manusia
    6. Merasa pintar dan mampu. Sehingga dalam pengambilan keputusan terlalu diktator

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nama : SAEFUL BAHRI
      NIM : MM1201003



      KESALAHAN-KESALAHAN PEMIMPIN

      1. Terlalu mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya
      Rata-rata pemimpin-pemimpin sekarang setelah menjadi pemimpin lebih mementingkan kepentingan pribadi dan golongan saja, sehingga golongan yang lain tidak respek terhadap apa yang diprogramkan, walaupun sebenarnya program itu bagus. Seharusnya, ketika sudah menjadi pemimpin harus merangkul semua elemen masyarakat dan golongan lainnya, walaupun pada saat pemilihan bersebrangan. Sehingga semua elemen dapat merasakan dari buah kepemimpinan yang tidak membeda-bedakan antar satu dengan yang lain.
      2. Lebih mengedepankan logika dari pada hati nurani dalam mengambil keputusan
      Manusia berdasarkan fitrahnya adalah ingin selalu berbuat baik untuk dirinya dan orang lain. Untuk itu kalau dalam melakukan sesuatu atau mengambil keputusan harus sesuai dengan norma kebenaran dan hati nurani.
      3. Kurangnya kontrol (pengawasan) secara kontinyu terhadap apa yang sudah diprogramkan dan ditugaskan.
      4. Meninggalkan kaidah-kaidah agama
      5. Terlalu mengedepankan birokrasi dan administrasi daripada Sumber Daya Manusia
      6. Merasa pintar dan mampu. Sehingga dalam pengambilan keputusan terlalu diktator

      Delete